Rochman-Rochim Lepas Infus dan Makan Nasi

SURABAYA – Bayi kembar siam asal Jombang, Rochman-Rochim yang berahasil dipisahkan oleh tim dokter Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSU dr Soetomo Surabaya, kondisi berangsur-angsur membaik, setelah keduanya lepas infus dan sudah makan nasi.

“Bahkan asupan nutrisi yang selama ini disuplai dari infus sudah didapatkan keduanya dari makanan padat seperti nasi,” kata Ketua Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSU dr Soetomo, dr Agus Harianto SpA(K), Selasa (19/4).

dr Agus Harianto menambahkan, hal yang menggembirakan adalah kateter pada penis Rochim juga sudah dilepaskan. Sebuah alat untuk mengalirkan urin dari saluran cystostomi atau saluran yang terhubung dengan kandung kemih.

“Kini Rochim sudah bisa buang air kecil melalui penis seperti bayi normal lainnya,” imbuhnya.

Sementara Rochman masih menggunakan cystostomi untuk membuang urin. Rencananya tim dokter akan merekonstruksi permanen cystostomi pada Rochman. Namun belum bisa memastikan jadwal rekonstruksi tersebut akan dilakukan.

Menurut dia, pihaknya kini masih fokus pemulihan kondisi kedua bayi pasca operasi. Pasalnya, keduanya masih belum lepas dari masa kritis.

“Malah yang akan kita lakukan dalam waktu dekat adalah melepas jahitan keduanya secara bertahap sesuai dengan kondisi lukanya yang mulai mengering,” ujarnya.

Usai seluruh jahitan diangkat, anak pasangan Anis Mulya dan Supinah ini akan menjalani terapi fisik. Khusus untuk Rochim, kata Agus, tim fisioterapi akan melakukan terapi pada kaki kiri yang posisinya akan menekuk. Ini dilakukan agar Rochim bisa berjalan tegak. “Seluruh terapi pasca masa kritis tidak hanya melatih gerak tangan dan kaki, tapi juga posisi duduk kedua bayi,” tandas Agus.

Saat ini kondisi kedua bayi stabil berat badan Rochman mencapai 10,6 kg dan Rochim 11,05 kg. (ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *