Ribuan Buruh Outsourcing Petrokimia Gresik Kepung Kantor Bupati

GRESIK (suarakawan.com) – Ratusan tenaga outsourcing PT. Petrokimia Gresik yang tergabung dalam Serikat Pekerja Buruh Indonesia (SPBI) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Gresik Rabu, (22/02). Aksi unjuk rasa ratusan buruh tersebut menuntut kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto untuk turun tangan dalam persoalan outshorcing di perusahaan BUMN tersebut.

ketua SPBI Gresik Agus W kepada wartawan mengatakan, aksi turun jalan kali ini tak lepas dari beberapa upaya negosiasi yang dianggapnya gagal, dan tuntutan agar tidak ada diskriminasi antara tenaga outsourcing dan karyawan tetap tidak dikabulkan pihak PT. Petrokimia gresik.

Di Depan Bupati Gresik, ratusan buruh tersebut selain meminta Bupati turun tangan, juga menuntut persamaan hak dalam perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, selain itu juga menuntut upah 3 juta rupiah dan jaminan kerja sampai usia pensiun.

Sementara itu, Bupati Gresik berjanji akan memediasi pihak PPJB sebagai penanggungjawab persoalan tersebut, management PT.Petrokimia Gresik dan perwakilan buruh.

Terpisah, direktur ESDM PT. Petrokimia Gresik Kushartono menyampaikan bahwa persoalan tenaga outsourcing PT.Petrokimia Gresik sepenuhnya adalah kewenangan PPJB (perusahaan penyedia jasa buruh/tenaga kerja), sebab, sesuai MoU antara PT.PG dan PPJB disepakati bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan tenaga kerja adalah urusan PPJB, oleh karena itu terkait hak-hak normatif buruh, Kushartono menjelaskan sudah diberikan semuanya secara penuh di muka kepada PPJB. Bahkan, terkait pengupahan pihaknya sangat memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja yang dibayar diatas UMK Gresik yaitu 64 ribu sampai 120 ribu/hari bagi tenaga kerja outshorcing tersebut..

“Sebagai BUMN kita tidak mungkin menyalahi perundang-undangan yang berlaku, untuk itu bila ada persoalan buruh tentu yang lebih tahu adalah PPJB sebagai perusahaan jasa penyedia tenaga kerja,” tandasnya.

Sebelum menuju ke Kantor Pemkab Gresik, ratusan massa aksi terlebih dahulu melakukan orasi di depan pabrik Petrokimia Gresik di jalan Basuki Rahmad, kemudian melakukan long marc di sepanjang jalan protokol. Akibatnya, arus lalu lintas sedikit terganggu dan sempat terjadi ketegangan antara pihak pengunjuk rasa dengan pihak petugas kepolisian.(ika/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ribuan Buruh Outsourcing Petrokimia Gresik Kepung Kantor Bupati"