Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Resmi Dijual, Ribuan Karyawan Yahoo Kehilangan Pekerjaan

13 Jun 2017 // 09:11 // HEADLINE, INTERNET

yahoo

JAKARTA (suarakawan.com) – Raksasa internet sebesar Yahoo ternyata tidak sanggup menghadapi ketatnya persaingan di sektor teknologi. Rencananya, Selasa (13/6), Yahoo akan resmi menjadi bagian dari Verizon, raksasa telekomunikasi AS.

Yahoo menjual bisnis operasi internet perusahaan ke Verizon senilai US$4,8 miliar AS karena kalah bersaing dengan Google dan Facebook. Di era kejayaannya di tahun 2.000, Yahoo sempat memiliki kapitalisasi pasar senilai US$ 125 miliar. Yahoo Japan tidak termasuk dalam aset yang dialihkan ke Verizon. Yahoo Japan akan berada di bawah entitas terpisah bernama Altaba.

Sekitar 2.100 karyawan atau 15 persen dari jumlah karyawan Yahoo akan kehilangan pekerjaan, termasuk CEO Marissa Mayer.

Mayer menjadi CEO Yahoo lima tahun lalu setelah pindah dari jabatannya sebagai eksekutif Google. Mayer akan meninggalkan Yahoo dengan pesangon yang fantastis sebesar US$ 186 juta.

“Dia mewarisi carut marut perusahaan yang kehilangan kepemimpinan,” kata Tim Bajarin presiden dan analis dari Creative Strategies.

Untuk menyelamatkan Yahoo, Mayer sempat melakukan akuisisi Tumblr dan melakukan efisiensi karyawan. Namun, akhirnya semua cara itu tidak mampu mendongkrak pendapatan Yahoo.

Yahoo bisa bertahan berkat saham yang dimilikinya di raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba sebelum perusahaan yang didirikan Jack Ma itu menjadi besar. Pada tahun 2005, Yahoo membeli 40 persen saham Alibaba senilai US$ 1 miliar. Kini nilai saham itu jauh lebih besar dari nilai operasional bisnis internet Yahoo.

Yahoo didirikan pada tahun 1994 oleh David Filo dan Jerry Yang, keduanya mahasiswa Stanford University. Yahoo awalnya dibuat sebagai semacam panduan untuk berinternet. Aslinya Yahoo disebut “Jerry and Dave’s Guide to the World Wide Web.” Penawaran saham perdana Yahoo pada 1996 adalah yang terbesar untuk perusahaan rintisan pada masanya.

Yahoo sempat menjadi raksasa mesin pencari bahkan bisa disebut sebagai perintis mesin pencari internet. Yahoo mulai kalah bersaing sejak Google diluncurkan pada 1998. (bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini