Residivis Curanmor Kumat

Tidak ada komentar 8 views

Pelaku Curanmor (Ilustrasi)

SURABAYA (suarakawan.com) – Nasib naas bagi Husein (37), warga Jl. Wonokromo Pasar dan Moch. Khoirul (36), asal Perum. Griya Amarta, Candi Sidoarjo yang berniat membawa membawa kabur motor yang berhasil dicurinya, tetapi dia dipergoki korban Suyono (45), warga Jl Tanjungsari V. Tak ayal, bapak tiga anak itu diteriaki maling.

Karena teriakan korban, puluhan warga Jl. Tanjungsari V  yang sedang begadang menunggu waktu sahur, segera mengepung semua akses jalan kampung sehingga  membuat Husein panik kemudian berlari ke arah Khoirul. Keduanya tak berkutik dan wargapun dengan mudah membekuknya.

Sebagian warga  melayangkan bogem mentah ke anggota tubuh pelaku sebelum akhirnya polisi datang mengamankannya. Sebagai gantinya, warga merusak motor pelaku bahkan nyaris membakarnya dengan bensin.

Menurut Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M Baderi, keduanya merupakan residivis spesialis Curanmor dan mereka tidak segan-segan menghabisi korban ketika dilawan.

“Dalam catatannya mereka pernah ditangkap Reskrim Polrestabes Surabaya juga dalam kasus yang sama,” kata Kompol Baderi kepada suarakawan.com disela-sela Patroli Sahur, Senin dinihari (08/08).

Baderi melanjutkan kalau anak buahnya masih melakukan pengembangan terhadap jaringan Husein ini.

Sementara itu, pengakuan Husein setiap motor hasil curiannya dijual ke seorang penadah di kawasan Kapas Madya, berinisial MR yang kini masih dalam buruan petugas.

“Setiap motor saya jual Rp 2 juta, hasilnya kita bagi berdua,” jelas Husein, kepada penyidik.

Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.

“Dia akan lebih lama mendekam didalam penjara karena dia punya catatan kriminal berat dan baru keluar LP Porong 2 hari lalu,” pungkas Baderi.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Residivis Curanmor Kumat"