Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Reposisi Komisi DPRD Jatim Hanya Dilakukan Empat Fraksi

05 May 2017 // 11:01 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN, PROVINSI

gedung-DPRD-Jatim3

SURABAYA (suarakawan.com) – Setelah melakukan reposisi alat kelengkapan DPRD di Fraksi. Kali ini DPRD Jatim kembali reposisi alat kelengkapan DPRD Jatim yaitu komisi. Dimana perubahan komisi ini berdasarkan surat keputusan DPRD Jatim No.188/ /Kpts.DPRD/050/2017 tentang pimpinan dan keanggotaan alat kelengkapan Dewan Jatim yang dibacakan pada rapat paripurna DPRD Jatim.

Kelima anggota Fraksi Partai Gerindra yang dirotasi adalah Ahmad Firdaus Fibrianto dari anggota Komisi A ke Komisi B, Saifuddin Asmoro dari Komisi A ke Komisi D, Ahmad Fawaid dari Komisi B ke Komisi A, Abdul Halim dari Komisi D ke Komidi E, dan Benjamin Kristianto dari Komisi E ke Komisi A. “Reposisi ini untuk penyegaran dan itu sudah menjadi keputusan fraksi,” ujar Ahmad Hadinuddin ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim, Jumat (5/5).

Sementara itu, Ketua F-PKB DPRD Jatim, Thoriqul Haq mengatakan bahwa dari 20 anggota FPKB yang ada di DPRD Jatim, hanya empat orang yang dirotasi penempatannya di komisi-komisi. “Mereka adalah Ka’bil Mubarok dari Wakil Ketua Komisi B menjadi anggota Komisi E, Hj Anik Maslachah dari anggita Komisi C menjadi Wakil Ketua Komisi B, Khosanah Hidayati dari Komisi D ke Komisi C dan Badrut Tamam dari Komisi E ke Komisi C,” jelas Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.

Masih di tempat yang sama, Sahat Tua Simanjuntak ketua F-PG DPRD Jatim menyatakan dari 11 anggota FPG yang ada di Dewan Jatim, hanya 4 orang yang dirotasi penempatannya di komisi-komisi. Mereka adalah Hj Atika Banowati dari Komisi B ke Komisi D, Karimullah dari Komisi D ke Komisi E, Alimin dari Komidi D ke Komisi B, dan Muhammad Bin Muafi dari Komisi dari Komisi E ke Komisi D. “Reposisi pimpinan dan keanggotaan alat kelengkapan DPRD Jatim itu sudah diatur dalam Tatib dan dilakukan setelah 2,5 tahun masa bhakti anggota DPRD Jatim periode 2014-2019,” beber Sahat Tua Simanjuntak.

Sementara itu, Ketua F-PDIP DPRD Jatim, Sri Untari mengatakan bahwa dari 19 anggota F-PDIP yang tersebar di 5 komisi, hanya satu orang dirotasi yaitu Suhandoyo dari anggota Komisi C ke anggota Komisi E. “Tapi untuk alat kelengkapan dewan yang lain, seperti Baperda (Banleg), Badan Kehormatan (BK), Banmus dan Banggar cukup banyak yang dirombak,” dalih Sekretaris DPD PDIP Jatim ini.

Kendati sebagian anggota komisi-komisi berubah, namun komposisi pimpinan komisi tidak banyak berubah kecuali di Komisi B yaitu wakil ketua dari Ka’bil Mubarok diganti Hj Anik Maslachah yang juga masih satu partai yaitu PKB. “Pimpinan komisi-komisi itu sudah disepakati bersama dengan mengedepankan sistem proporsional, jadi walaupun ada perubahan tapi penggantinya tetap berasal dari fraksi yang sana,” terang Akhmad Iskandar Wakil Ketua DPRD Jatim.

Pimpinan Komisi A tetap dijabat Freddy Poernomo sebagai ketua (FPG), Miftakhul Ulum wakil ketua (FPKB) dan Bambang Juwono wakil ketua (FPDIP). Kemudian pimpinan Komisi B terdiri dari Moh Basuki sebagai ketua (FGerindra), Hj Anik Maslachah wakil ketua (FPKB) dan SW Nugroho wakil ketua (FPDIP).

Sedangkan pimpinan komisi C, lanjut Iskandar terdiri dari Thoriqul Haq sebagai ketua (FPKB), Imam Makruf wakil ketua (FGerindra) dan Renville Antonio wakil ketua (FPD). Begitu juga di Komisi D, ketua tetap dijabat Edi Paripurna dari FPDIP, wakil ketua Hammy Wahyunianto dari FPKS dan wakil ketua Mahdi dari FPPP. Sedangkan pimpinan di Komisi E terdiri dari Agung Mulyono sebagai ketua (FPD), Heri Soegiono wakil ketua (FPG) dan Suli Da’im wakil ketua (FPAN).

Pimpinan dan keanggotaan alat kelengkapan DPRD Jatim yang lain, Baperda, Banmus dan Banggar juga tidak mengalami perubahan yang berarti karena pimpinannya tetap. Kecuali di Badan Kehormatan (BK) yang mengalami perubahan, diaman ketua lama Hj Anisah Syakur digantikan Moh Tamim dari FPKB dan wakilnya dijabat Basuki Babussalam dari FPAN. “Semua perubahan pimpinan dan keanggotaan alat kelengkapan DPRD Jatim periode 2014-2019 itu akan dilaporkan kepada Gubernur Jatim,” tambah Akhmad Iskandar.

Terpisah, Ahmad Muzammil Syafi’i selaku ketua Fraksi NasDem Hanura mengatakan bahwa fraksinya sengaja tidak mereposisi anggota yang ada di komisi-komisi karena kinerjanya sudah baik. Namun di alat kelengkapan DPRD Jatim yang lain ada yang berubah. “Yang berubah itu keanggotaan di Banggar, posisi Gatot Sutantra digantikan Bambang Rianto,” jelas politisi asal Partai NasDem.

Senada, Agus Dono Wibawanto selaku ketua FPD DPRD Jatim yang baru saja menggantikan posisi Hartoyo mengatakan bahwa FPD tidak sengaja tidak melakukan reposisi pimpinan dan keanggotaan alat kelengkapan Dewan Jatim karena intruksi partai menghendaki demikian. “Reposisi alat kelengkapan DPRD Jatim itu kewenangan penuh partai bukan fraksi,” dalih politisi asli Malang. (aca)

Data reposisi pimpinan dan keanggotaan komisi-komisi DPRD Jatim.

1. Saifuddin Asmoro ( A ke D )
2. Firdaus Fibrianto.( A ke B )
3. Ka’bil Mubarok. ( B ke E )
4. Ahmad Fawaid. ( B ke A )
5. Atika Banowati. ( B ke D )
6. Suhandoyo. ( C ke E )
7. Anik Maslachah. ( C ke B )
8. Khosanah. ( D ke C )
9. Abdul Halim. ( D ke E )
10.Karimullah. ( D ke E )
11.Alimin. ( D ke B)
12.Benjamin. ( E ke A )
13.Badrut Tamam. ( E ke C )
14. Muh bin Muafi. ( E ke D )

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini