Remaja Meksiko Dapat Tiket ke Inggris

Seorang remaja Meksiko yang melakukan mogok makan agar memperoleh undangan pernikahan kerajaan Inggris, mendapat dana untuk terbang ke London. Estibalis Chavez, 19, menjadi berita utama di Meksiko bulan Februari lalu karena melakukan mogok makan selama 16 hari di depan kedutaan Inggris di Meksiko.

Ceritanya menyentuh seorang pegiat Meksiko, Octavio Fitch Lazo, yang setuju memberikan uang untuk penerbangannya ke London.

“Orang-orang bilang saya mempertaruhkan kesehatan saya untuk sesuatu yang bodoh. Namun itu satu-satunya cara untuk meraih tujuan”

Estibalis Chavez

Nona Chavez ingin memberikan karyanya berupa lukisan cat minyak Pangeran William dan Kate Middleton.

“Rencana saya adalah…mencari seorang paparazzi yang mengikuti mereka, dan memberikan lukisan ini melalui mereka,” katanya kepada kantor berita Associated Press.

“Saya tahu, caranya tidak begitu bagus, namun jelas bahwa protokol kerajaan tidak akan membiarkan saya mendekati mereka.”

Penggemar Putri Diana

Estibalis Georgina Chavez meninggalkan rumahnya di daerah kumuh kota Meksiko dan berkemah di luar kedutaan Inggris bulan Februari lalu untuk memulai mogok makan.

“Saat itu saya tidak melihat upaya saya itu sebagai langkah yang drastis dan dramatis,” katanya.

“Orang-orang bilang saya mempertaruhkan kesehatan saya untuk sesuatu yang bodoh. Namun bagi saya, itu adalah satu-satunya cara untuk meraih tujuan saya.”

Para pejabat kedutaan Inggris di Meksiko berulang kali mengatakan tidak ada lagi undangan yang tersisa.

Langkah Chavez ini menyentuh hati Octavio Fitch Lazo, seorang pegiat Meksiko yang kemudian memberikan uang untuk tiket pesawat.

Chavez sudah lama menjadi penggemar keluarga kerajaan Inggris, terutama Putri Diana.

Buku-buku dan berbagai lukisan kerajaan Inggris penuh di rumahnya yang sederhana. (bbc/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *