Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Remaja 16 Tahun di Ogan Nikahi Nenek 71 Tahun

04 Jul 2017 // 19:49 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

nikah

BATURAJA (suarakawan.com) – Slamet Riyadi (16 tahun) remaja warga Desa Karang Endah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan nekat menikahi Rohaya nenek berusia 71 tahun yang sudah memiliki tiga orang cucu.

Menurut Darmi ayah angkat Slamet di Baturaja, Selasa bahwa pernikahan anak yang diasuhnya sejak berumur 1,5 tahun tersebut berlangsung pada Ahad (2/7) sekitar pukul 19.30 WIB di rumah Siswoyo Ketua RT 01 Desa Karang Endah dipandu penghulu Ibnu Hajar yang merupakan mantan P3N desa setempat.

Darmi mengatakan, keinginan Slamet untuk menikahi Rohaya yang akrab disapa ombai tersebut terungkap sejak dua tahun lalu. Namun tidak ditanggapi karena wanita ingin dinikahi itu terpaut usia sangat jauh bahkan sudah memiliki tiga orang cucu.

“Sekitar tiga bulan terakhir Slamet kembali meminta saya agar dia dinikahkan dengan ombai Rohaya serta minta uang sebesar Rp 8 juta untuk biaya pernikahan,” katanya.

Meski uang yang dipinta Slamet tidak diberikan karena keluarga tidak setuju, namun remaja tersebut tetap melangsungkan pernikahannya dengan seadanya.

“Yang jelas semua sudah kehendak Allah dan kami hanya bisa mendoakan agar pernikahan mereka berjalan baik dan selalu akur,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Karang Endah, Cik Ani saat dikonfirmasi mengaku sebelumnya pernah didatangi oleh Slamet yang meminta untuk dinikahkan dengan Rohaya.

“Slamet saat itu saya suru pulang karena permintaannya sangat aneh. Kemudian saya memanggil ketua RT 01 untuk menanyakan kebenaran dari hal keinginan Slamet itu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat melakukan kordinasi dengan seluruh perangkat desa membahas dilema cinta buta yang dialami warganya itu, Slamet kembali mendatangi kades guna menanyakan kelanjutan dari niatnya ingin menikahi Rohaya.

“Saya tidak bisa menghalangi pernikahan mereka sebab Slamet mengancam kalau mereka berdua akan meminum racun, jika keinginannya dihalangi,” ujar dia. (rol/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini