Rektorat Unair Mulai Unjuk Gigi

1 komentar 16 views

Iklan Unair di Salah Satu Media di Surabaya

SURABAYA-Alih-alih memenuhi tuntutan mahasiswanya terkait pembatalan kenaikan biaya SP3 (Sumbangan Pengembangan dan Pembangunan Pendidikan) mahasiswa baru Universitas Airlangga angkatan 2011, pihak Rektorat Unair justru unjuk gigi dengan memasang iklan di berbagai media.

Dalam pengamatan suarakawan.com, pihak Rektorat Unair yang dituding makin komersial memasang iklan di dua harian yang terbit dari Surabaya serta iklan adlips di sebuah radio terkemuka di Surabaya yang pastinya memakan biaya cukup mahal.

Meski tampil dalam berbagai bentuk, iklan itu intinya berpromosi bahwa siapapun meski orang miskin bisa kuliah di Unair. Rektorat Unair menyatakan bahwa mahasiswa miskin bebas biaya pendidikan selama kuliah di Unair.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hampir tiap hari mahasiswa Unair dari berbagai fakultas melakukan demonstrasi menuntuk pembatalan kenaikan biaya SP3 atau umum dikenal dengan sebutan biaya gedung.

Bagi mahasiswa Unair angkatan 2011, bisa dipastikan akan terkena biaya SP3 yang cukup tinggi. Untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran contohnya, setelah dikenakan biaya SP3 sebesar Rp 150 juta pada tahun 2010, pada tahun ini SP3 akan dikenakan sebesar Rp 200 juta.

Setelah di tekan berbagai elemen mahasiswa Unair, birokrasi Unair kemudian melakukan revisi kenaikan SOP dan SP3 dengan menetapkan sistem proporsional. Artinya, biaya SP3 yang ditarik dari mahasiswa baru angkatan 2011 akan disesuaikan dengan besaran gaji orang tuanya, dengan dasar patokannya pada slip gaji.

Namun hal ini masih tetap ditentang oleh mahasiswa yang  tetap menuntut kenaikan biaya SP3 tersebut dibatalkan. (nas)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Rektorat Unair Mulai Unjuk Gigi"