Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Rebut Etape II, Toribio Raja Tanjakan

05 Sep 2013 // 16:17 // BIKE, OLAHRAGA

PASURUAN (suarakawan.com) – Pembalap Team Ukyo Jepang, Toribio Alcolea membuktikan diri sebagai pembalap raja tanjakan, setelah memenangi Etape II Sidoarjo-Tosari, Pasuruan, Kamis (05/09). Toribio mengungguli 61 pembalap lainnya dengan catatan waktu 2.49,20 detik.

Etape II dengan jarak tempuh 84,5 Km ini diikuti 61 pembalap, setelah banyak yang berguguran di etape I Surabaya-Sidoarjo, Rabu (04/09). Para pembalap yang gagal masuk finish, kebanyakan kelelahan menempuh jauhnya jarak tempuh 179 Km dengan cuaca panas.

Pada etape II ini, jaraknya relatif lebih pendek. Namun, medannya cukup berat. Selain tanjakan, jalannya juga berbelok-belok. Sehingga, pembalap harus mengeluarkan tenaga ektra untuk mencapai finish di kawasan wisata Bromo, Tengger, Tosari, Pasuruan.

Di pertengahan balapan, medan yang masih relatif datar. Namun, 35 Km menjelang finish, jalan mulai menanjak. Pembalap yang semula memimpin rombongan besar harus tersingkir. Diambil alih pembalap yang berada di rombongan kedua.

Sepuluh kilometer menjelang finish ada dua pembalap yang memimpin di depan, yaitu John Kromborg Ebsen (Baku) dan Sergei Kuzmin (PSN). Keduanya meninggalkan pembalap rombongan kedua cukup jauh.

Namun, 2 Km menjelang garis finish, tiga pembalap menyodok ke depan. Yaitu, Toribio, Hari Fitriyanto (CCN Cycling Brunei), David Clarke (Synergy Baku Cycling Project Azerbaijan). Toribio masuk finish lebih awal dengan waktu 2.49,20 detik.

Hari Fitriyanto yang berupaya menyalip Toribio gagal. Pembalap asal Probolinggo, Jatim ini akhirnya harus puas menjadi runner up dengan catatan waktu 2.51,00. Disusul David Clarke di urutan ketiga dengan catatan waktu 2.51,20. “Rute berat. Saya sempat habis di lima kilometer terakhir,” ucap Toribio.

Atas keberhasilannya itu, Toribio berhak memakai yellow jersey (jaket kuning) dengan total waktu 7.04,55 dan pembalap raja tanjangan (King of Mountain) dengan 15 point. Sedang, green jersey dipegang Nishitan Taiji (Aisan) dengan 12 point. Hari Fitrianto yang menjadi runner up etape II menjadi pembalap terbaik Indonesia dengan waku 7.06,39.

Toribio juga menempatkan timnya di peringkat pertama dengan total waktu 21.22,32. Disusul Aisan Racing Team dengan waktu 21.38,54 dan CCN Cycling Team dengan waktu 21.40,52. (Bng/aca)

Keterangan foto: Toribio mengangkat tangan ketika menyentuh garis finish di kawasan Bromo Tengger, Pasuruan. (Bng)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini