Ribuan Buruh Lurug Polres Mojokerto

1 komentar 9 views

MOJOKERTO – Sekitar 1.500 massa buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI), Sabtu (26/03) siang mengepung markas Polres Mojokerto, di jalan raya Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Dengan membawa berbagai macam atribut dan poster kecaman, mereka dari berbagai perusahaan yang ada di Mojokerto melakukan long march dari stadion Gajah Mada Mojosari menuju Mapolres Mojokerto.

Akibat aksi ini, jalur utama Mojokerto-Pasuruan lumpuh total dan harus dialihkan melalui jalur-jalur alternatif.

Dalam orasinya, perwakilan buruh mengecam kebijakan aparat kepolisian yang melakukan kriminalisasi terhadap aktifis buruh. ”kasus-kasus yang menimpa aktifis buruh, gampang sekali diproses. Sementara kasus pengusaha yang dilaporkan buruh, jarang sampai ke meja hijau,” ujar Heri Subagyo, koordinator aksi.

Selama ini, lanjut Heri buruh sering mendapatkan intimidasi saat hendak ikut berorganisasi. Padalah, lanjut Heri, kebebasan berserikat ini dijamin oleh undang-undang.

Selain itu, ribuan buruh ini juga menuntut polisi menghentikan proses penyidikan terhadap aktifis buruh yang dilaporkan melakukan penipuan oleh pabrik tempatnya bekerja. ”Masa sudah ijin dan mendapatkan surat dokter dibilang melakukan pembohongan dan penipuan terhadap perusahaan,” tambah Pujiono, ketua FSPMI JATIM.

Hingga pukul 12.00 ribuan buruh masih berorasi di depan kantor Mapolres Mojokerto. (sn/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Ribuan Buruh Lurug Polres Mojokerto"