Radiasi Sekitar PLTN Fukushima Meningkat 10 Kali Lipat

FUKUSHIMA – Dalam sehari level radiasi di wilayah laut dekat PLTN Fukushima, Jepang, meningkat 10 kali lipat. Para pekerja di PLTN terus berjuang menstabilkan pembangkit listrik yang lumpuh tersebut.

Kadar yodium-131 yang terdapat di Samudera Pasifik yang berasal dari PLTN Fukushima terdeteksi 1.250 kali lebih tinggi dari batas normal. Level tersebut sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan pemeriksaan hari Selasa (22/3) sebesar 126 kali dan Kamis (24/3) sebesar 145 kali lebih tinggi.

“Ini adalah level yang relatif tinggi,” ujar pejabat Badan Keamanan Nuklir Jepang, Hidehiko Nishiyama saat merilis hasil tes kepada media setempat, Jumat (25/3). Tes dilakukan oleh pihak operator Tokyo Electric Power Company (TEPCO).

Mengenai dampak penyebaran radioaktif ini, Nishiyama menambahkan, kadar radioaktif berkurang karena menyebar ke laut. Selain akibat pasang surut dan gelombang laut, kadarnya akan terserap oleh rumput laut dan makhluk laut yang ada.

Selain itu, menurutnya, zat yodium-131 akan meluruh dalam waktu delapan hari. Jadi, ketika produk-produk laut tersebut dikonsumsi, maka kadarnya telah berkurang.

“Pada saat orang memakan produk laut, kadarnya cenderung berkurang secara signifikan,” terangnya.

Terhadap hal ini, pihak Greenpeace ikut melakukan pemantauan di sekitar wilayah PLTN Fukushima. Mereka menilai, pemerintah Jepang cenderung mengabaikan risiko dan dampak kontaminasi radioaktif.

“Kami harus ke Fukushima untuk mengamati langsung dampak krisis ini, serta untuk menyediakan sejumlah pandangan independen terkait kontaminasi radioaktif yang terjadi,” ujar penasihat keamanan radioaktivitas, Jan van de Putte. (kn/iza)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Radiasi Sekitar PLTN Fukushima Meningkat 10 Kali Lipat"