Qosim: Ingin Jadi Wabup, Maka Berzakatlah

GRESIK (suarakawan.com) – Setiap harta yang dikeluarkan pasti akan mendapatkan pahala berlipat, entah berupa materi maupun immateri. Dan dengan berzakat tentu akan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat sehingga dengan demikian angka kemiskinan dan kriminalitas akan terkurangi dengan sendirinya, demikian pesan pembuka wabup Gresik Drs. Moch Qosim. M.Si saat membuka acara sosialisasi Gerakan Zakat Profesi (GZF), Selasa (28/02). Lebih lanjut Qosim menjelaskan bahwa siapun bisa di kenakan kewajiban zakat, baik petani, pedagang apalagi Pegawai negeri.

“Dalam al Qur’an telah di sebutkan bahwa Seseorang yang mendapatkan penghasilan halal dan mencapai nishab, mereka wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5% boleh tiap bulan atau akhir tahun,” ucapnya.

Qosim menuturkan, banyak manfa’at dari zakat yang kita keluarkan, pernah saya menuntun sepeda motor gara-gara kehabisan bensin, namun karena sejak muda selalu gemar berzakat dan berinfak maka saya bisa menjadi wakil Bupati. anda ingin jadi wabup ? maka berzakatlah yang banyak,” guyon wabup disambut tepuk tangan peserta.

Qosim berharap,setiap PNS mau mengeluarkan zakat Profesi 0,5% saja dari penghasilannya, menurutnya dari 0,5 % tersebut maka akan di peroleh 1 milliar/bln, dana tersebut tentunya akan bermanfaat untuk mengentas kemiskinan dan mengurangi angka kriminalitas.

“Pendapatan dari Infak rata-rata sekitar Rp 32 Juta sedangkan zakat hanya sekitar Rp 2 Juta. Jika ada 8000 PNS Gol III dan IV berzakat Rp 50.000/bln maka potensi zakat dan Infak PNS mencapai Rp. 450 Juta. Jelas M.Zainal S.Ag salah satu pengurus BAZ Gresik.(ika/jto)

 

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Qosim: Ingin Jadi Wabup, Maka Berzakatlah"