PT Ciputra Minta Perlindungan Ke Polrestabes

Tidak ada komentar 5 views

Nurul Haqi Asri, Pengacara PT Ciputra

SURABAYA (suarakawan.com)– Terkait  sengketa tanah waduk di Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri Surabaya seluas 60.675 m2 antara pihak PT.Ciputra Surya,Tbk dengan warga setempat,pihak PT.Ciputra Surya melalui manager legalnya Nurul Haqi Asri mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat ke Polrestabes Surabaya untuk meminta perlindungan hukum dan pengamanan hukum agar pihaknya bisa melakukan aktfitas diatas lahan tersebut.

“Secara hukum sudah jelas bahwa lahan tersebut adalah milik PT.Ciputra Surya,Tbk ,selain itu kewajiban-kewajiban dari pihak kami juga sudah kita selesaikan,baik terhadap Pemerintah Kota maupun terhadap warga,”ujar Nurul Haqi,Selasa(12/07).

Nurul Haqi menambahkan bahwa tanah bekas kas desa(BTKD) atau tanah ganjaran tersebut secara prosedur telah diselesaikan.Terhadap Pemkot pihaknya telah menyediakan tanah ruislag atau tukar guling di daerah Kelurahan Pakal seluas 20,6 H yang dipergunakan oleh Pemkot untuk lahan pembangunan Surabaya Sport Center yang sekarang bernama Gelora Bung Tomo.

“Selain itu kewajiban kita menyerahkan dana tambahan ke kas Pemkot senilai Rp 14 M lebih dan merealisasikan program CSR senilai Rp 3 M lebih juga sudah kita selesaikan,”tambanya.

Nurul Haqi mengharapkan agar Pemkot bisa menjadi mediator untuk mensosialisasikan hal ini kepada warga agar permasalahan ini segera tuntas.

“Secara legal tanah tersebut telah terbit sertifikat Hak Guna Bangunan No.4057/Kel.Lidah Kulon an.PT.Ciputra Surya,Tbk yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Surabaya tertanggal 23 Desember 2010,”tegas Nurul Haqi. (Wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PT Ciputra Minta Perlindungan Ke Polrestabes"