Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

PSSI Batal Akui Persebaya, Ini yang Akan Dilakukan Bonek

10 Nov 2016 // 14:04 // HEADLINE, OLAHRAGA, SEPAK BOLA, SUPORTER

Wonocolo-20150426-03066

JAKARTA (suarakawan.com) – Suporter Persebaya Surabaya yang akrab dipanggil bonek mengancam akan melakukan aksi besar-besaran di Surabaya sebagai respons Persebaya batal diakui kembali sebagai anggota PSSI.

Dalam Kongres PSSI yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Kamis (10/11), agenda pengesahan status Persebaya Surabaya dan tiga klub lainnya yaitu Arema Indonesia, Persiwangi Banyuwangi, dan Lampung FC batal digelar.

Total 84 pemegang hak suara menolak pembahasan agenda tersebut, sementara 10 setuju, dan lima abstain.

Presidium Bonek Andy Kristiantono yang biasa disebut Andie Peci, menyatakan pihaknya akan menggelar aksi untuk merespons keputusan tersebut.

“Kami tidak akan pulang sebelum ada kejelasan. Kami menghargai Jakarta yang situasinya sedang konflik sosial, isu SARA dan macam-macam. Kami akan bertarung di Surabaya. Surabaya akan kami gelorakan karena ini momentum hari pahlawan 10 November. Pemerintah dan PSSI tak menghargai momentum hari pahlawan di Surabaya.”

“Arek-arek Surabaya akan melumpuhkan Jawa Timur. Kami tidak akan mundur sampai Persebaya dikembalikan hak-hanya seperti sedia kala,” kata Andie menegaskan.

Sebelumnya, pengesahan status Persebaya dan klub lainnya telah ditetapkan di rapat Komite Eksekutif PSSI (Exco) di Solo pada awal September silam.

Exco memutuskan “Bajul Ijo” diterima kembali sebagai anggota PSSI dan akan mulai berkompetisi di Divisi Utama. Namun, pengesahan harus ditetapkan di Kongres.

Bonek menuntut PSSI menghargai keputusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memenangkan gugatan Persebaya yang berada di bawah naungan PT Persebaya Indonesia atas logo dan merek klub Persebaya. Dalam beberapa tahun terakhir merek dan logo tersebut digunakan Persebaya yang dikelola PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB). Persebaya MMIB kini telah berganti nama menjadi Bhayangkara Surabaya United setelah merger dengan PS Polri.

Andie kemudian mempertanyakan agenda reformasi PSSI yang didengung-dengungkan oleh Pemerintah dan PSSI.

“Jika dua pihak yang diwakili oleh pemerintah dan PSSI mengingkari janji yang mereka buat sendiri, mau di kemanakan sepakbola Indonesia? Jargon revolusi mental atau tata kelola sepakbola yang baik, tentu tidak akan bisa diwujudkan ketika mereka mengingkari fairplay,” kata Andi.

“Agenda pemulihan klub, salah satunya Persebaya tak dibahas sama sekali. Padahal sudah ada keputusan Exco tentang itu. Pemerintah juga sudah memberikan garansi soal hal itu. Persoalan sepakbola nasional tak akan selesai kalau persoalan Persebaya tak selesai, karena salah satu dasar pembekuan PSSI adalah persoalan Persebaya.”

“Para voters, kami himbau untuk taat soal reformasi tata kelola sepakbola yang baik,” pungkasnya. (cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini