Proyek Flyover Pasar Kembang Lanjut Dengan Syarat

SURABAYA – Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan memberikan izin dilanjutkannya proyek pembangunan flyover jalan Diponegoro-Pasar Kembang Surabaya, dengan syarat adanya koordinasi dengan PT KAI Daops VIII Surabaya.

“Hasil rapat Selasa (22/3), antara Dirjen Perkeretaapian, Balai Besar Jalan Nasional V, Dishub Jatim, PT KA Daops 8, secara prinsip menyetujui digunakannya lahan PT KA, asalkan ada koordinasi dengan kami”, ujar Asisten Manager Eksternal PT. KAI Daops VIII Surabaya,  Herry Winarno saat dihubungi suarakawan.com, Kamis (23/3).

Herry menambahkan, rencananya awal April mendatang akan digelar pertemuan lanjutan antara PT KA, Balai Besar Nasional V, dan Dishub Jatim untuk membahas syarat-syarat administrasi yang diperlukan dalam kelanjutan proyek ini.

PT KAI Daops VIII akan mengajukan beberapa opsi, yakni sewa kontrak lahan atau tukar guling. Jika kontrak lahan, artinya nanti ada batasan waktu kontrak.

Untuk opsi tukar guling, maka jaringan rel eks trem tersebut ditukar dengan lahan milik pemerintah propinsi Jatim yang posisinya berdekatan dengan fasilitas milik PT KA.

Balai Besar Jalan Nasional V, kata Herry, juga diminta memberikan Detail Enginering Design (DED) proyek tersebut agar pengembangan perkeretaapian ke depannya bisa disinergiskan dengan proyek jaringan rel trem 2016.(ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Proyek Flyover Pasar Kembang Lanjut Dengan Syarat"