Proyek DTER Gubeng – Juanda Makin Menggantung

Tidak ada komentar 11 views

DTRER

SURABAYA (suarakawan.com) – Proyek nasional Double Track Elevated Railway  Stasiun Gubeng-Bandara Juanda yang direncanakan oleh dirjen perhubungan Darat makin terkatung-katung dan tidak jelas kapan mulai pengerjaannya.

Itu terlihat dengan fokus pembangunan dari pemerintah pusat yang menggarap double track daripada DTER, sehingga akan makin molor.

Kepala Dishub & LLAJ Jatim, Wahid Wahyudi menjelaskan, jika dari rencana semula, maka proses pemancangan tiang pertama dimulai sekitar Juni ini. Namun, pemerintah pusat punya garapan lain yang lebih mudah dilakukan, yakni double track dari Stasiun Pasar Turi hingga Lamongan.

“Dari informasi, memang pemerintah lebih memprioritaskan pada pembangunan double track dulu daripada DTER. Makanya, proses pemancangan kemungkinan mundur,” tuturnya di sela-sela Sosialisasi Peraturan Dirjen Hubud No: SKEP/255/IV/2011 pemeriksaan keamanan kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara di Hotel Elmi, Rabu (22/06).

Meski nantinya mundur, namun proyek DTER ini setahap demi setahap terus berjalan. Ini terlihat dengan mulainya proses lelang pembangunan. Untuk hal ini, pihaknya masih menunggu hasil proses lelang yang saat ini dikerjakan Satuan Kerja (Satker) Perkeretaapian.

“Kami masih menunggu hasilnya. Kami juga berharap proyek ini sama-sama jadi prioritas dari pemerintah pusat, sama dengan double track Pasar Turi-Lamongan,” tegasnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Proyek DTER Gubeng – Juanda Makin Menggantung"