Program Kemitraan Polisi Saat Ini Gunakan Pendekatan Yang Salah

Polisi Indonesia

SURABAYA (suarakawan.com) – Program kemitraan yang saat ini dikembangkan Polri saat ini masih menggunakan pendekatan yang salah dan kurang dalam melakukan pendekatan, sehingga penilain program kemitraan polisi di mata masyarakat terkesan masih negative.

Hal ini ditegaskan oleh pakar kepolisian yang juga  mantan pengajar Australian Defence Force Academy (ADFA) Dr Akhmad Muzakki MAg MPhil.

“Mayoritas masyarakat kita belum terdidik, tapi Polri melakukan kemitraan dengan safety riding, quick win, policing community, fun bike, lalu kapan terjadi kemitraan bila masyarakat tidak mengerti,”terangnya

Dikatakannya Muzakki, istilah asing itu akan membuat program kemitraan tidak akan menjadi milik masyarakat atau memasyarakat, karena istilah seperti itu hanya milik orang terdidik yang jumlahnya di Indonesia tidak banyak.

“Program kemitraan juga belum menjadi arus utama di kepolisian, terbukti masyarakat masih mencari Kapolres, Kapolda, atau pimpinan Polri bila ada masalah, padahal di sekitarnya atau di kelurahan/desa-nya juga ada polisi,” katanya.

Selain itu, Polri juga belum menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan, padahal sumber masalah Indonesia ada di dunia pendidikan.
“Kelompok kajian agama (Rohis), misalnya, bila tidak didekati secara inovatif akan jadi ‘ledakan’ radikalisme dalam 10-15 tahun,” katanya.

Ia menjelaskan program kemitraan itu dapat dikatakan sukses bila persepsi masyarakat terhadap polisi sudah positif, masyarakat menjadi taat hukum, dan masyarakat tidak ‘cuek’ dengan lingkungannya.

“Hasil survei tahun 2007 mencatat kepercayaan masyarakat kepada polisi masih 16 persen, karena jumlah masyarakat yang melapor ke polisi bila ada kasus hukum juga masih 16 persen, bahkan masyarakat tidak jarang memilih main hakim sendiri,” katanya.

Oleh karena itu ia berharap ke Polri untuk melakukan kemitraan dengan pendekatan yang sesuai dengan kondisi mayoritas masyarakat, melakukan pengarusutamaan kemitraan bagi semua anggota Polri, dan melakukan inovasi pendekatan dalam menjalin kemitraan dengan lembaga kemasyarakatan. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Program Kemitraan Polisi Saat Ini Gunakan Pendekatan Yang Salah"