Produksi Toyota Masih Akan Terseyok

1 komentar 8 views

Perusahaan mobil Jepang, Toyota mengatakan produksi mobil mereka belum akan kembali normal hingga November atau Desember tahun ini karena kerusakan jaringan pasokan suku cadang akibat gempa bumi dan tsunami.

Banyak dari pabrik pembuat suku cadang Toyota berada di kawasan bencana. Diperkirakan Toyota kehilangan produksi sekitar 250 ribu kendaraan.

Presiden perusahaan tersebut Akio Toyoda meminta maaf kepada para pengguna Toyota dengan menggambarkannya sebagai penundaan pengiriman yang luar biasa.

”Kepada semua yang memutuskan untuk membeli kendaraan dari kami, dari lubuk hati yang paling dalam kami meminta maaf atas keterlambatan pengiriman yang parah ini,” kata Toyoda dalam sebuah konferensi pers di Tokyo.

Awal pekan ini Toyota membuka kembali semua pabriknya di seluruh Jepang, namun kurangnya pasokan suku cadang membuat Toyota tidak mampu berproduksi dalam jumlah besar.

”Gempa susulan dari gempa berskala 9 pada skala Richter telah memperlambat kemajuan,” tambah Toyoda.

”Beberapa perbaikan terhadap pabrik yang telah kami lakukan rusak dan kami terpaksa memulainya lagi.”

Kalau tidak segera teratasi, posisi Toyota sebagai produsen mobil teratas di dunia akan bisa terancam.

Tahun lalu Toyota menjual 8,42 juta kendaraan, sedikit di atas General Motors Co. yang 8,39 juta. (bbc/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Produksi Toyota Masih Akan Terseyok"