Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Presiden Jokowi dan Panglima TNI Kompak Nobar G 30 S/PKI

30 Sep 2017 // 07:06 // HEADLINE, NASIONAL, PERISTIWA

CtmS_DaUIAIn1-s

JAKARTA (suarakawan.com) – Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantio, ikut bergabung nonton bareng pemutaran film Penumpasan Pengkhianatan G-30S/PKI bersama Presiden Joko Widodo, di Markas Korem 061/Suryakancana, Kota Bogor, Jumat malam.

Film berbasis sejarah perjalanan bangsa dalam format dokumenter drama ini sempat menjadi film wajib putar tiap 30 September malam mulai paruh kedua dasawarsa ’80-an, saat Orde Baru berkuasa. Sejak reformasi, keadaan itu tidak terjadi lagi.

Kali ini, bukan pemerintah yang mewajibkan film ini diputar, melainkan Nurmantyo, kepada jajarannya dengan mengajak masyarakat sekitar. Perintah untuk jajaran TNI itu menuai kontroversi di kalangan sipil, ada yang pro dan kontra.

Saat pemutaran Penumpasan Pemberontakan G-30S/PKI berlangsung, Nurmantyo tiba di arena sekitar pukul 23.29 WIB dan langsung bergabung dengan ribuan penonton yang telah hadir sebelumnya.

Sejak pukul 20.00 WIB Jumat malam, di Markas Komando Korem 061/Suryakencana itu digelar pemutaran film ini yang dihadiri Jokowi, dengan Komandan Korem 061/Suryakencana, Kolonel Infantri Mirza Agus, sebagai tuan rumah.

Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Letnan Kolonel Artileri Medan Doddy Suhadiman, Kepala Polresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Ulung Sampurna Jaya, dan wakilnya, AKBP Rantau, juga hadir.

Berbeda dengan saat-saat awal film ini ditayankan kepada publik pada masa Orde Baru, kali ini dibuatkan juga versi pendek film itu yang hanya sekitar 1 jam saja. Versi aslinya hampir empat jam tayang.

Penayangan film berdurasi empat jam itu dimulai dari pukul 20.00 WIB. Agus mengatakan sebelum nonton bareng bersama Jokowi, satuan kewilayahan yang dia pimpin telah memutar penayangan film Penumpasan Pengkhianatan G-30S/PKI dengan versi satu jam.

“Khusus malam ini kami nonton bersama masyarakat, TNI, Polri dan presiden juga hadir,” kata Agus.(ant/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini