PRD Ingatkan Revolusi 45 Belum Terwujud

demo PRD

SURABAYA (suarakawan.com) – Sekitar 1000 orang dari Partai Rakyat Demokratik melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Jumat (22/07). Di Ujung depan sebuah spanduk panjang diangkat dan bertuliskan “Cukup sudah kita menjadi kuli di negeri sendiri. Saatnya kita menjadi tuan di negeri kita yang raya ini.”

Para demonstran yang menggunakan atribut warna merah ini melakukan longmarch dari Monumen Tugu Pahlawan sampai di depan gedung DPRD Jatim sambil membentangkan poster dan spanduk. Aksi ini sempat membuat kemacetan. Aksi berlangsung dengan damai, meski demikian hampir 100 polisi disiagakan serta 1 unit watercanon juga disiapkan.

Menurut Iksan, salah satu korlap, pada hari ini tanggal 22 Juli 2011, dimana bertepatan dengan hari ulang tahun PRD yang ke -15, Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik meluncurkan sebuah gerakan, yang dinamakan gerakan Pasal 33. Dimana, menurut Iskan, mencoba mempopulerkan kembali pasal 33, yang inti daripada pasal ini adalah perekonomian nasional.

“Gerakan pasal 33 hendak mengingatkan atau meluruskan tujuan berbangsa kita pada cita-cita revolusi agustus 1945 dan gagasan para pendiri bangsa. Meski berbicara revoulsi agustus 1945 dan UUD 1945, tapi gerakan ini bukanlah gerakan romantik belaka. Justru cita cita revolusi 1945 yang belum tuntas, kita tuntaskan sekarang.” terang Iksan.

Menurut Iksan, Indonesia hingga maret 2011, modal asing telah menguasasi 50,6 % aset perbankan. Modal asing juga menyerbu Indonesia dalam bentuk investasi di berbagai sektor; pertambangan, pertanian, telekomunikasi dan lainnya.

“Akibat dari penguasaan itu, sebagaimana diakui oleh Burhanudin Abdullah, mantan Gubernur BI, rakyat Indonesia¬† hanya menikmati 10% persen dari keuntungan ekonomi.” lanjut Iksan.(bs/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *