Pramono Edhie Teken “Ikrar Malam Cinta Rasul”

edhieSURABAYA (suarakawan.com) – Pramono Edhie Wibowo, peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, menandatangani “Ikrar Malam Cinta Rasul” di acara Malam Cinta Rasul yang digelar di lapangan Mengger, Pandeglang, Banten, Kamis (27/03) kemarin. Acara tersebut diprakarsai Ratu Siti Romlah (anggota DPR/MPR RI).

Ikrar Malam Cinta Rasul tersebut berisi komitmen untuk menjalin kebersamaan dalam semangat persatuan dan kesatuan dalam menjalani pembangunan sesuai teladan yang diberikan Nabi Besar Muhammad, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

“Mari kita bangun Indonesia dengan menjaga kerukunan dan kedamaian yang dimulai dari rumah dan keluarga kita sendiri. Tanpa persatuan tidak mungkin pembangunan bisa dilakukan,” kata Pramono Edhie dalam rilis yang dikirim kepada suarakawan.com, Sabtu (29/03).

Dalam kesempatan itu, Pramono Edhie didaulat untuk memberikan sambutan dalam sesi “Taushiyah Kebangsaan”. Dihadapan ribuan santri, dia menyatakan peran sentral santri dan pesanteren tidak bisa dipisahkan dalam pembangunan dan persatuan bangsa.

“Indonesia adalah negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia. Indonesia juga merupakan negara dengan ratusan juta penduduk yang majemuk. Pesanteren dan santri memainkan peran sentral dalam persatuan bangsa yang majemuk ini,” Jelasnya.

Terkait jumlah santri di Indonesia sebanyak 6.000.000 dari 27.000 Pesanteren, Pramono Edhie mengakui santri dan santriwati adalah kekuatan luar biasa Indonesia yang tidak dimiliki negara lain. “Jumlah santri dan santriwati yang luar biasa besar ini merupakan modal utama Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar,” tegasnya.

Acara Malam Cinta Rasul diisi oleh dakwah dan taushiyah yang dilakukan oleh Ustadz Solmed, KH. Qomarudin (Anggota DPR RI). Sementara pembacaan Kalamullah ayat-ayat Al-Quran dilakukan oleh Qari Internasional, K.H. Mu’Ammar ZA.

Ikut hadir dalam acara tersebut Dr. H. Munawar Fuad, MA (Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia), dan pengamat dari University Malaya, Malaysia, Prof. Dato’ DR. Redzuan Othman. Acara Malam Cinta Rasul ditutup dengan pembacaan Shalawat Nabi yang dipimpin oleh Pendekar Sholawat K.H. Salimul Apip selama 2 (dua) jam tanpa henti. (Bng/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pramono Edhie Teken “Ikrar Malam Cinta Rasul”"