Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Prabowo Akan Bertemu SBY, Begini Reaksi Jokowi

27 Jul 2017 // 13:34 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

jokowi-poto-istimewa-1

JAKARTA (suarakawan.com) – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto direncanakan akan melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan akan digelar pada malam nanti di kediaman SBY di kawasan Cikeas, Jawa Barat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak berkomentar banyak terkait rencana pertemuan kedua pimpinan partai politik tersebut. Dia hanya mengatakan, pertemuan antara dua tokoh itu baik-baik saja dan tak perlu dipermasalahkan.

“Ya pertemuan antar tokoh kan baik-baik saja. Pertemuan antar partai baik, antar tokoh baik,” kata Jokowi usai meresmikan Pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2017 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (27/7).

Kepastian pertemuan antara SBY dan Prabowo diungkap oleh Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. Dia mengatakan, pertemuan akan dilakukan pada pukul 20.30 WIB.

“Jam 20.30 WIB malam ini di Cikeas,” kata Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan.

Hinca belum mau mengungkap, apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan nanti. Menurut dia, yang pasti Prabowo dan SBY akan membahas tentang kebaikan bangsa dan negara ke depan.

Jubir Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan, pertemuan dilakukan karena Gerindra dan Demokrat adalah kubu yang ingin presidential threshold dihapuskan. Tidak seperti kubu partai pemerintah yang ingin presidential threshold sebesar 20 persen. (mer/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini