Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Potensi Pemilih Pemuda di Jatim Capai 8 Juta Suara

14 May 2017 // 20:39 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN, PROVINSI

pilkada

SURABAYA (suarakawan.com) – Masih banyak masyarakat, terutama pemuda, apriori dengan politik. Padahal potensi pemuda di Jawa Timur ada sekitar 8 juta orang. Perlu sosialiasi dan pelatihan agar para pemuda ini mengerti politik dan bisa berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Dengan jumlah tersebut (delapan juta suara), kita bisa jadi anggota dewan,” kata Renville Antonio di Surabaya, Minggu (12/5)

Anggota DPRD Jatim ini menambahkan, forum yang diselenggarakan mahasiswa ini sangat baik untuk lebih mengenal dan memahami tentang legislatif.

“Kami diundang. ini forum baik untuk melatih anak mudah bagaimana legislatif di provinsi dan bagaimana legislatif di mahasiswa agar menjadi lebih baik lagi,” kata anggota Komisi C DPRD Jatim ini.

Ia sangat mengapresiasi mahasiswa yang punya inisiatif mengundang para legislator supaya memberi masukan. Renville, secara garis besar menjelaskan posisi legislatif di sebuah pemerintahan daerah.

Bahkan, jika ada mahasiswa yang berminat mendalami politik praktis bisa bergabung dalam forum-forum diskusi lainnya. Satu diantarnya bisa melalui komunitas Muda Mudi Demokrat. Menurutnya kegiatan pelatihan semacam ini memang harus rutin dilaksanakan.

“Kalau mau bergabung dengan komunitas Muda Mudi Demokrat juga silakan. Banyak kegiatan positif yang di sana. Kita punya 185 anggota dewan kabupaten/kota dan 13 anggota dewan provinsi. Artinya, ini bisa dimanfaatkan untuk belajar. Di Muda Mudi Demokrat kan konsumsi dan sebagainya bisa gratis.,” kata Renville yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim.

Sedangkan menurut Ketua DPM PPNS Dicky Abdullah untuk menumbuhkan jiwa legislator di kampus. Ia mengakui di PPNS lebih banyak perhatiannya pada eksekutif, yaitu pada BEM dan Hima.
“Kami ingin dengan kegiatan ini, bisa membuka wawasan mahasiswa bahwa politik itu tidak selamanya buruk. Mahasiswa bisa menjadi legislator yang,” kata Dicky di Surabaya.

Sementara itu dalam forum tersebut para mahasiswa memang tampak antusias mengajukan pertanyaan kepada para pemateri. Mereka juga bertanya tentang cara sebuah lembaga legislatif mengatasi kesenjangan sosial di masyarakat.
Mendapati pertanyaan semacam itu, Renville pun menjelaskan bahwa kesenjangan adalah persoalan yang sangat kompleks. Tidak bisa diselesaikan sendiri oleh legislator. Namun demikian bukan berarti legislator hanya diam saja.

“Untuk mengentas kemiskinan misalnya, kita tidak bisa membenci orang kaya. Tapi terpenting mengajak yang kaya peduli pada yang miskin. Salah satu caranya ya membuat aturan tentang CSR. Program sosial semacam ini harus tepat sasaran pada yang membutuhkan. Kita pun membuatkan perda-nya,” terang Renville. (Aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini