Polsek Dukuh Pakis Gagalkan “PSK Anak”

Tidak ada komentar 46 views

Korban Traffiking (Ilustrasi)

SURABAYA (suarakawan.com) – Lagi perdagangan anak-anak dibawah umur untuk dijadikan “pemuas nafsu”, berhasil diungkap dan dicegah oleh anggota Polsek Dukuh Pakis, Minggu malam (29/05).

informasinya, tersangka SA (17), yang diduga sebagai kurir atau istilah mereka “kiwir-kiwir” mengantarkan dua korban , yakni Mawar (14) dan Melati (15), warga Bangunsari dan status mereka masih duduk dibangku SMP kelas 3. untuk “dipakai” oleh dua orang warga malaysia dengan berjanjian di salah satu Plaza di Surabaya, dua WN Malysia ini yakni Chee Ngeok Hin (56) dan Chee  Yantoni Kerisna (52).

Menurut, Kombespol Coki Manurung, Kapolrestabes Surabaya, dari informasi tersebut anggota reskrim Polsek Dukup Pakis melakukan penangkapan terhadap SA (17) di salah satu restoran cepat saji di Plaza tersebut. dan dari dia anggota segera meluncur ke Hotel Equator, tempat yang akan digunakan oleh dua WN Malaysia ini untuk “memakai” dua gadis belia ini.

“Saat itu anggota menggrebek kamar no 111 dan 113, dan benar keduanya dapat dicegah dan diselamatkan dari dua orang ini,” terang Coki, kepada wartawan di Mapolsek Dukuh Pakis, minggu malam (29/05).

Dari pengakuan SA,lanjutnya, mereka dijual dengan masing-masing harga Rp 1 juta untuk si
Mawar dan Rp 1,5 juta untuk si Melati, dan perjanjian separuh dari hasil itu untuk SA.

Atas perbuatannya, kedua tersangka WN malaysia ini dijerat denagn pasal Perlindungan anak dan SA akan dijerat dengan pasal perlindungan anak dan Perdagangan manusia (traffiking).(jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polsek Dukuh Pakis Gagalkan “PSK Anak”"