Polrestabes Terus Selidiki Jaringan Desersi Polda

perwira desersi polda tengah diperiksa petugas

SURABAYA (suarakawan.com)-Kompol Zakaria, Disersi Polda Jatim, yang tertangkap Unit Jatanum Polrestabes Surabaya karena terlibat kasus pemalsuan BPKB dan STNK masih terus dilakukan penyidikan.

Menurut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo, ini mengetahui apakah ada anggota lain yang terlibat atau tidak, sebab dari penangkapan Zakaria, polisi menyita barang bukti satu pistol mainan dan satu pistol asli beserta pelurunya.

“Pistol inikan ada nomer serinya, jadi kita tinggal melacaknya saja, pistol ini milik siapa.” terang AKBP Anom Wibowo, Sabtu (11/05).

Penangkapan Zakaria ini berawal dari pengembangan tertangkapnya Sumawiyanto (39), warga Situbondo. Dimana sekitar November 2010, Zakaria bertemu dengan Sumawiyanto yang baru keluar dari tahanan dalam kasus pemalsuan surat kematian, KTP serta surat pindah sekolah.

Dari pertemuan tersebut, Zakaria menyampaikan jika ada teman-temannya yang meminta dibuatkan STNK maupun BPKB dan disanggupi oleh Sumawiyanto.

“Harga satu paketnya itu sekitar 5 sampai 10 juta rupiah,” lanjut Anom Wibowo.

Kemudian oleh Sumawaiyanto dibuatkan ke tersangka HL (DPO), hingga akhirnya Sumawiyanto ditangkap dan berkembang ke Zakaria.

Dari penangkapan ini, polisi menyita 3 BPKB, 14 lembar STNK. Akibat kasus ini, kedua tersangka dijerat pasal 263 KUHP, dengan hukuman penjara selama-lamanya 6 tahun. (bs/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *