Polrestabes Surabaya Ciduk Pelaku Teror di Surabaya

SURABAYA – Polrestabes Surabaya akhirnya berhasil menangkap pelaku teror di beberapa tempat di kota Surabaya. Tempat tempat yang pernah diteror dengan ancaman melalui SMS yang berbunyi ” Dalam hitungan menit kantor ini akan meledak” tersebut di antaranya, Gedung Graha SA, Jalan Gubeng Surabaya, Rumah Makan di Surabaya Timur, dan Perusahaan Tokek di Jalan Jemur Sari.

Pelaku adalah Made David Sutantra(21) warga Dusun Krajan, Desa Krajan Kec. Jenggawa, Kab. Jember. David adalah Staf  TU di Madrasah Tsawiyah Maarif Jenggawah, Jember.

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes pol Coki Manurung, motif yang dilakukan hanyalah sengaja meneror untuk mengacukan pengunjung yang ada di dalam gedung agar berhamburan keluar.

“Ya motifnya hanya sengaja ingin semuanya itu terlihat kacau.” terang Kombes pol Coki Manurung.”

Cara mengirim SMS teror tersebut, David melakukannya di ruang TU tempat kerjanya. SMS tersebut dikirim ke 3 tempat secara bersamaan. Sementara nomer nomer telepon tempat gedung ia dapatkan dari koran.

David sendiri ditangkap petugas setelah 10 hari dalam penyelidikan antara Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Polsek setempat. Dan pada akhirnya ditangkap di depan sekolah madrasah Tsanawiyah.

Sebelumnya pada 18 Maret lalu, 3 tempat di Surabaya diancam teror bom. Dengan adanya ungkap pekara ini berarti penangkapan David di Jember bukan oleh Densus 88 seperti yang termuat di beberapa media kemarin. (bs/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polrestabes Surabaya Ciduk Pelaku Teror di Surabaya"