Polrestabes Periksa 45 Orang Hasil Razia Preman Dan Tempat Hiburan Malam

SURABAYA (suarakawan.com) – Perentah Kapolda Irjen Pol Hadiatmoko untuk menggelar operasi anti preman di respon dengan cepat oleh Polrestabes Surabaya.Seteleh menggelar razia preman di kawasan stasiun wonokromo Jum’at malam sekitar pukul 22.00 hingga pukul 23.00, Polrestabes Surabaya melanjutkannya dengan menggelar operasi tempat hiburan malam.

Razia preman dan tempat hiburan malam ini langsung di pimpin oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Tri Maryanto.

Dikawasan stasiun Wonokromo 31 orang dibawa ke Mapolsek Wonokromo untuk di lakukan pendataan, karena 26 tidak dilengkapi kartu identitas(KTP),2 orang laki-laki dan 2 orang perempuan diamankan karena menjual miras, sedangkan sisanya adalah para pekerja seks komersial yang biasa mangkal di kawasan stasiun wonokromo.

Sedangkan untuk razia tempat hiburan malam,kawasan Surabaya selatan menjadi tujuan pertama,tepatnya di diskotik 777(Tripel Seven) di Jl.Majend Sungkono.

Dari tempat ini diamankan sekitar 10 pengunjung dan purel setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolrestabes Surabaya.

Setelah dari diskotik 777, operasi di lanjutkan di Penthouse kawasan Jl.Ngagel. Ditempat ini polisi tidak menemukan pengunjung atau purel yang mencurigakan terkait dengan narkoba.Sehingga tidak ada yang di bawa ke Mapolrestabes.

Operasi kemudian di lanjutkan di kawasan Kowloon kawasan Delta Plaza. Dari sini 4 orang di bawa ke Polrestabes untuk menjalani pemeriksaan.

“Masih kita lakukan pemeriksaan,data dan keterangan resmi akan di sampaikan oleh Kapolrestabes,” ujar Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Iskandar, Sabtu (04/03).

Tepat pukul 03.00, operasi ditutup dengan apel anggota di halaman Mapolrestabes Surabaya.(Wis/jto)

Keterangan Foto: Polisi Saat Melakukan Razia Diskotik.(wis)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polrestabes Periksa 45 Orang Hasil Razia Preman Dan Tempat Hiburan Malam"