Polrestabes dan BPN Periksa Lahan Mangrove Mulyorejo

Lahan mangrove Mulyorejo yang gundul

SURABAYA (suarakawan.com) – Kasus Pembalakan liar hutan mangrove di Mulyorejo yang masih menjadi lahan konservasi mangrove Pamurbaya, terus dilanjutkan proses hukumnya oleh Polrestabes Surabaya.

Informasi yang diperoleh suarakawan.com melalui sumber di Polresatabes Surabaya, pada Selasa ini (24/05), tim penyidik Polrestabes Surabaya dan BPN Kota Surabaya, meninjau lokasi untuk menentukan koordinat tanah yang menjadi batasan antara tanah negara dan tanah milik pribadi yang diklaim oleh terperiksa A.

“Kemungkinan lahan yang tercaplok dari tanah negara itu sekitar 6 hektar,” kata sumber ini, kepada suarakawan.com.

Dari, lanjutnya, data hasil tinjauan kali ini akan dijadikan bukti baru, untuk menjerat para pembalak ini menjadi tersangka.

Sementara itu, AKBP Anom Wibowo, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, membenarkan tinjauan lokasi tersebut dengan BPN Kota.

“Dari gelar perkara Rabu kemarin (17/05) ditemukan keganjilan status tanah dari terperiksa A,” tegas Mantan Kabid Pidum Dir Reskrim Polda Jatim ini.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polrestabes dan BPN Periksa Lahan Mangrove Mulyorejo"