Polres Tangkap Penjahat Kelamin Via FB

Tidak ada komentar 5 views

tersangka penjahat kelamin

SURABAYA (suarakawan.com) – Satreskrim Polrestabes Surabaya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mampu menjaring pelaku kejahatan masuk bui. Kali ini, seorang tersangka kejahatan asusila diringkus setelah sebelumnya sempat berkelit ketika pancingan via telepon tak mampu menggiring tersangka masuk jebakan.

“Kami sampai pindah ke tiga lokasi, dan itu semua sesuai keinginan tersangka. Eh, dia malah nggak muncul,” kata Kanit PPA AKP Suratmi kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (22/07).

Perburuan ini bermula dari ulah Ifan alias Mat Tamin (29), warga Bulak Rukem II-B yang dilaporkan telah meniduri korban dengan paksaan di Hotel Lestari, Jl Demak. Selain itu, tersangka yang sudah menikah dan belum dikaruniai anak tersebut dituduh menipu dengan janji mencarikan pekerjaan untuk korban, sebut saja Darsih (19) asal Bringin, Ngawi sebagai penjaga konter HP.

“Benar, kami dikerjai tersangka waktu kami jebak agar keluar dari persembunyiannya,” ujar Suratmi.

Lalu Kemudian seorang polwan ditugasin untuk berteman dengan tersangka yang menggunakan nama Ifan hingga keduanya akrab di dunia maya. Tanpa sadar, tersangka telah masuk perangkap dan tidak curiga ketika polisi perempuan dari Unit PPA ini mengajak ketemuan di Plasa Jembatan Merah.
“Tanpa menunggu lama dan kami sudah yakin dia pelakunya, langsung kami tangkap,” kata Suratmi.

Ia menjelaskan  perkenalan antara korban dengan tersangka terjadi karena ketidaksengajaan. Bermula dari tersangka yang menghubungi seorang rekannya, Maisaroh. Namun, nyasar ke HP korban karena salah tekan nomor yang dimaksud sebelumnya. Dalam komunikasi telepon tersebut, keduanya saling akrab dan tersangka pun meminta nomor telepon korban.

“Tersangka juga menawari korban sebuah pekerjaan sebagai penjaga konter HP dengan gaji Rp 900 ribu. Ternyata, korban tertarik dengan bualan tersangka hingga bersedia datang ke Surabaya dan dijemput tersangka,” tutur penyidik Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Saat dimintai keterangannya, korban mengaku sempat diajak melihat sebuah konter yang dijanjikan sebagai tempat kerja korban yang baru. Sebelumnya, tersangka sempat keliling kota dengan korban hingga larut malam. Dengan dalih terlalu malam, tersangka mengajak korban menginap di Hotel Lestari. “Di kamar hotel itulah saya dipaksa melayani nafsunya,” tutur Suratmi menirukan keluhan korban.

Korban terpaksa melayani keinginan tersangka setelah ketakutan dengan ancaman bunuh dan menghajar jika korban melawan atau berteriak. Karena memang tidak mengenal seluk-beluk Surabaya, korban pun tak berkutik dan pasrah saat tersangka menikmati tubuh mulusnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polres Tangkap Penjahat Kelamin Via FB"