Polisi Tetapkan 3 Tersangka Ledakan Mortir di Pasar Loak

SURABAYA – Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas kasus ledakan di salah satu stand Pasar Loak Dupak Blok III D/10 Surabaya,  Jumat (25/3). Ketiganya dijerat dengan pasal berbeda dan berlapis sesuai pemeriksaan maraton yang dilakukan polisi.

Masing- masing, Makmun (31), tukang las, dijerat pasal 359 & 360 KUHP jo pasal 1 ayat 2 (1) Undang-Undang Darurat (UUD) No. 12 Tahun 1951. Makmun yang juga pemilik stand jasa las tersebut dianggap lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Sedangkan, dua orang lainnya yang ikut terseret adalah pemilik peluru bekas, Sadi (30), warga Jalan Tambak Mayor Madya I dan seorang lagi pengusaha besi tua berinisial M. Zahri, tinggal di Jalan Tambak Mayor Madya. Sadi dalam kasus yang membuat Effendi (16) tewas dengan luka terkoyak di bagian pinggang ke bawah hingga paha itu dikenai ancaman pasal 1 ayat (1) UUD jo pasal 359 & 360 KUHP dan SH terancam jeratan pasal berlapis yaitu pasal 55 atau 56 KUHP jo pasal 1 ayat (1) UUD No. 12 Tahun 1951.

Untuk diketahui, korban tewas Effendi (16) adalah warga Desa Bates, Kec. Blegah, Bangkalan Madura yang tinggal di Jalan Tambak Mayor Madya I/51, Surabaya. Ia tewas dalam perjalanan saat dilarikan ke RS Port Health Center (PHC) Tanjung Perak Surabaya bersama seorang korban kritis, Muhdar (27), warga Jalan Asemrowo.

Effendi meregang nyawa setelah luka berat akibat diterjang peluru meriam bekas yang meledak saat dilas potong oleh Makmun (31) asal Pamekasan, Madura yang kos di Jalan Tambak Asri Gg 32.  Akibat panas api las yang mengenai hulu ledak membuat besi bulat bundar dengan panjang sekitar 138 cm dengan diameter 4 inch itu melesat cepat keluar dari selongsongnya. Tanpa bisa dihindari, besi bekas mirip peluru itu pada bagian ujungnya terlontar keluar lepas dari badannya. Tak ayal, 2 korban, seorang diantaranya, Effendi yang tepat berada di depan moncong peluru yang dilas itu terpelanting dengan luka robek pada selangkangan mulai pinggang ke bawah hingga bagian pahanya.

“Jarak antara korban dengan peluru sekitar 1,5 meter. Waktu itu, dia dalam posisi jongkok bersebalahan dengan Muhdar yang juga menyaksikan pengelasan. ” terang Kapolres Kombes Pol Coki Manurung.

Kini polisi masih mencari informasi siapa penjual misil tersebut. (bs/ara)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polisi Tetapkan 3 Tersangka Ledakan Mortir di Pasar Loak"