Polisi Tanggapi Serius Laporan Wartawan

Kombespol Coki Manurung, Kapolrestabes Surabaya

SURABAYA-Kepolisian Resort Kota Besar ( Polrestabes) Surabaya telah melakukan pemeriksaan terhadap 21 anggota tangkal yang melakukan pemukulan secara brutal terhadap 4 Wartawan yang meliput arak-arakan kaum Falun Dafa, yang berakhir ricuh, kemarin (07/05).

“Kami sudah memeriksa 21 anggota yang terekam dalam insiden tersebut, dan semuanya masih berpangkat brigadir, kemungkinan akan berkembang ke perwira di lapangan,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Coki Manurung, saat dihubungi suarakawan.com, minggu pagi (08/05).

Coki menambahkan, sebagai pribadi dan pimpinan kepolisian di Kota Surabaya, sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Lukman Rojak-Trans7, dan Septa Rudianto-Elshinta, joko Hermanto-TVRI Jatim, dan Wahyu Pratama-JTV.

Diketahui, 3 wartawan dari 4 wartawan korban pemukulan polisi, telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya, dan tetap akan memproses hukum dan mengusut tuntas insiden ini.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Coki Manurung, mengatakan, akan membawa kasus ini ke Polda Jawa Timur agar bersifat netral dalam pemeriksaan.(jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *