Polisi Ragu Geledah WW ?

Tidak ada komentar 10 views

gedung dprd surabaya

SURABAYA (suarakawan.com) – Pemeriksaan polisi terhadap kasus korupsi dana Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diduga melibatkan ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana tampaknya belum ada kepastian.

“Ya, suratnya sudah saya terima. Tapi, kapan pelaksanaan geledah itu belum bisa saya sampaikan. Yang pasti, penggeledahan itu siap kami laksanakan sesuai etika hukum, profesional dan proporsional,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Coky Manurung, saat dikonfirmasi melalui teleponnya, Sabtu (18/6)

Meski belum memastikan jadwal penggeledahan, namun korps baju coklat ini berjanji ‘turun gunung’ melaksanakan amanat surat izin sita geledah tersebut. Apalagi, legalitas dari dua lembaga berbeda untuk menggeledah kantor dan rumah terduga korupsi Bimtek senilai Rp 2,7 miliar itu sudah dikantongi polisi.

“Sebelumnya, kami telaah dan teliti dulu surat izinnya, sambil menunggu berkas-berkas lainnya untuk melengkapi proses penyelidikan,” kata Coki yang mengaku sudah membaca dan telah mendisposisikan surat izin tersebut.

Alasan lainnya yang dikemukakan adalah, polisi perlu mengkaji terlebih dahulu surat izin pemanggilan terhadap anggota dan pimpinan DPRD Surabaya terkait kasus Bimtek. Bukan hanya itu, pihaknya masih harus menunggu hasil permintaan audit keuangan yang tengah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kenapa diperlukan pengkajian ia mengatakan Karena untuk lebih bisa membuktikan ada tidaknya kerugian negara yang diakibatkan dari kasus yang kini tengah kami dalami (Bimtek, red),” terangnya.

Menyimak dari proses tersebut, besar kemungkinan polisi tidak akan menunggu lama, apalagi menunda pelaksanaan geledah terhadap lokasi yang dianggap sarang korupsi Bimtek.

Diakui, polisi tidak akan gegabah dan terburu-buru untuk melakukan penggeledahan. “Secepatnya, setelah kami pelajari semua. Kami tetap harus hati-hati dan tidak asal geledah,” tegas Coki.

Menyinggung kesan arogan yang dilontarkan terduga Wishnu Wardhana terkait penolakan penggeledahan ia mengatakan memilih diam dan tidak banyak menanggapi pernyataan Ketua DPRD Surabaya yang diduga terlibat kasus Bimtek tersebut. “Maaf, saya nggak komentar,” tuturnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polisi Ragu Geledah WW ?"