Polisi Masih Buru Pelaku Penganiayaan Almira

SURABAYA – Pelaku penganiayaan terhadap balita bernama Almira Safa Adinda (18 bulan) hingga tewas, yang tak lain ayahnya, Muhammad Suryadi (24) melarikan diri. Pria yang bekerja serabutan itu kabur sesaat setelah mendengar kematian anaknya.

“Tersangka kabur setelah mengetahui anaknya meninggal karena perbuatannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tandes Iptu Supriyandi kepada wartawan di polsek, Jumat (15/4).

Kaburnya Suryadi berawal saat ikut mengantar Almira ke RS Muji Rahayu. Setelah dokter menyatakan jika Almira sudah meninggal, Suryadi berpura-pura izin keluar dengan alasan akan menelepon.

Namun setelah ditunggu hingga pukul 23.00 WIB, Kamis (14/4), Suryadi tak kunjung kembali. “Kami masih terus mengejar pelaku,” jelasnya.

Sementara informasi yang dihimpun sekitar pukul 14.00 WIB, Suryadi sempat mendatangi kosnya, Jalan Tubanan Lama No 20 Surabaya. Pria asal Jetis itu hanya mampir selama 5 menit berada di dalam kosnya.

Kepada ibu kosnya, Tasmi, Suryadi bertanya apakah ada mencarinya? Ibu kosnya pun mengiyakan. “Iya banyak yang mencari kamu,” kata Tasmi ditirukan Iptu Supriyadi. Mendengar jawaban itu, Suryadi langsung kabur. Polisi hingga kini masih mengejarnya.(bs/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *