Polisi Kesulitan Mencari Saksi Kunci Kasus Pengeroyokan Margomulyo

SURABAYA (suarakawan.com) – Tidak ada saksi yang mengetahui siapa penyerangan terhadap tiga kawanan pemuda di gudang Margomulyo 51, Kamis (01/03) dinihari.

Pasalnya, keadaan lokasi yang dekat tol malam itu memang sepi. Sehingga dengan leluasa pelaku menghabisi Moch. Yusuf (23) dan Agung (22), keduanya warga Bojonegoro.

“Keadaan lokasi memang sepi mas, tidak ada yang tahu,” jelas AKP Naf’an, Kanitreskrim Polsek Asemrowo, kepada suarakawan.com.

Beruntung Agung masih bisa diselamatkan meskipun saat ini terluka parah dan sedang dalam perawatan intensif di RS PHC. “Agung adalah saksi kunci untuk mengungkap pelaku pembunuhan ini,” tandas Naf’an.

Sebenarnya ada seorang temannya bernama Yudi yang menjadi saksi kunci utama namun hingga kini petugas masih memburunya karena usai kejadian kabur entah kemana.

Sebelumnya, seorang pegawai percetakan di kawasan Margomulyo, Moch. Yusuf (23), warga Bojonegoro kos di Jl. Tanjungsari, ditemukan tewas dibunuh di gudang Margomulyo no. 51 dekat tol, Kamis (01/03) dinihari.

Pada sekujur tubuhnya ditemukan luka senjata tajam dibagian kepala diduga kehabisan darah dan menyebabkannya tewas. Korban tidak sendiri, melainkan bersama dua orang temannya, Agung dan Yudi. (Sk/jto)

Keterangan Foto: Korban M Yusuf Saat Dievakuasi Di Lokasi Kejadian.(sk)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polisi Kesulitan Mencari Saksi Kunci Kasus Pengeroyokan Margomulyo"