Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Polisi Ini Rela Jual Telur Bebek Demi Bantu Pasutri Lansia

14 Oct 2017 // 10:45 // HEADLINE, KAWAN KITA

Bripka-Maihendri-renovasi-rumah-warga-solok-sumbar

JAKARTA (suarakawan.com) – Brigadir Polisi Kepala, Mai Hendri tak menyangka dipanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke Jakarta. Apalagi, dia diminta ke Ibu Kota untuk menerima penghargaan.

Anggota Bhabinkamtibmas Polres Solok Kota itu dianggap berprestasi. Dia membantu warga yang tidak mampu di Nagari Indudur, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Mai Hendri merupakan satu dari 43 anggota Polri dan dua anggota TNI yang mendapat penghargaan. Penghargaan tersebut diberikan di Rupatama Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pemberian penghargaan ini diberikan atas berbagai prestasi yang dilakukan para prajurit mulai dari melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan penangkapan perampokan.

“Mudah-mudahan bisa memancing anggota lainnya untuk berprestasi, sehingga memberikan manfaat untuk bangsa dan negara,” kata Tito di Mabes Polri.

Awalnya, Mai Hendri menceritakan, ia melihat ada pasangan suami istri yang sudah tua tinggal di sebuah gubuk tidak layak huni. Bahkan, suami istri bernama Samuni (85) dan Saniar (67) itu terpaksa tinggal bersama hewan ternaknya.

Gubuk berukuran 3×5 meter milik mereka juga dijadikan kandang untuk enam ekor bebek. Ketika Mai Hendri mendatangi gubuk itu, bau tak sedap langsung menghampiri. “Cukup miris waktu awal melihat. Ini yang buat saya berpikir, bagaimana bisa membantu kedua orang tua ini,” ujar Mai Hendri.

Melihat kondisi itu, Hendri tergerak hatinya untuk membantu. Apalagi, penglihatan Samuni sudah tidak berfungsi lagi. Hendri, lantas memutuskan untuk membangun rumah layak bagi Samuni dan Saniar. Uang tabungan selama empat tahun pun ia ikhlaskan. Hendri mengaku tabungannya itu berasal dari usaha sampingannya menjual telur hasil ternak bebek.

“Karena latar belakang saya juga dari keluarga miskin, tidak dari kalangan atas. Itu juga bagaimana berpikir kalau ada uang bisa berbagi dengan sesama,” ujarnya.

Namun, Hendri enggan menyebutkan jumlah tabungan yang diberikan untuk merenovasi rumah Samuni. Yang penting, kata dia, cukup untuk membeli semen, pasir, kayu, triplek, dan kasur untuk membangun rumah layak semipermanen berukuran 4×7 meter itu.

Keputusan Hendri tersebut, mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Mereka pun turut membantu Hendri membangun rumah bagi Samuni dan istrinya. Setiap akhir pekan, masyarakat sekitar beramai-ramai untuk membangun rumah Samuni yang berada di perbukitan dengan jalan yang terjal.

Dalam melakukan pembangunan ini, dia juga melaporkannya kepada Kapolsek IX Koto Sungai Lasi, Ajun Komisaris Polisi Afrides Roema hingga Kapolres Solok Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Dony Setiawan.

“Saya melapor secara berjenjang kepada Pak Kapolsek hingga Kapolres. Saat itu, beliau mendukung dan memberikan bantuan pemasangan listrik,” kata Hendri.

Kapolres Solok Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Donny Setiawan mengapresiasi sikap yang ditunjukan oleh anggotanya itu. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Mai Hendri bermanfaat bagi orang lain. “Tidak perlu menunggu berlebih untuk membantu yang perlu,” kata Donny.

Sebelum membantu membangun rumah, kata Donny, Mai Hendri pernah membantu sejumlah petani menggarap sawah dan ladang warga di Nagari.

“Berdasarkan analisa dan evaluasi, kinerja yang bersangkutan termasuk salah satu Bhabin yang aktif terjun ke masyarakat. Hendri juga sudah menerima penghargaan dari Kapolda dan Kapolres. Bahkan, Bupati Solok juga tergugah ikut memberikan penghargaan,” ujar Donny.

Kapolda Sumatera Barat, Inspektur Jenderal Polisi Fakhrizal juga menyampaikan apresiasinya. Ia berharap, agar para anggotanya yang lain, bisa melakukan hal serupa.

“Bhabinkamtibmas lainnya diharapkan tergugah untuk berkontribusi menyebar kebaikan, menjalin kemitraan, serta menjadi sosok yang bermanfaaf bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.(viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini