Polisi: Cicit Soeharto Bukan Target Operasi

Tidak ada komentar 18 views

JAKARTA – Cicit mantan presiden Soeharto, Putri Ari Sigit, bukan merupakan target Polda Metro Jaya saat operasi penangkapan di Hotel Maharani, Jakarta Selatan pada Jumat (18/3) dini hari. Pernyergapan tersebut guna menangkap bandar narkoba, GN yang sekamar dengan PA dan salah satu staf keuangan Mabes Polri AKBP ES.

Hal ini dikemukakan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Anjan Pramuka Putra kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/3).

Kombes Pol Anjan menyebut, PA bersama AKBP ES ikut ditangkap lantaran tengah memakai narkoba bersama target operasi jajaran direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, yakni GN.

“Di kamar hotel saat itu ada tiga orang yang sedang menggunakan sabu. Dari lokasi tersebut disita 0,88 gram sabu berikut peralatan untuk nyabu,” kata Anjan.

Menurutnya, ihwal penangkapan cicit mantan Presiden Soeharto ini awal dari penangkapan seorang pengedar sabu berinisial JS di pelataran Plaza Semanggi pada 17 Maret 2011 lalu. Dari penangkapan JS tersebut, polisi menemukan barang bukti 0,54 gram sabu.

Hasil penangkapan JS, polisi memperoleh informasi jika sabu tersebut didapat dari GN alias AG. Dari keterangan GN akhirnya diketahui AT yang menjadi pemasok barang haram tersebut. AT berhasil ditangkap jajaran Dit Narkoba Polda Metro Jaya di dalam warteg di Jalan Tanah Abang V Gambir Jakarta Pusat dengan barang buktinya berupa sabu seberat 32,30 gram.

Pengembangan polisi terus berlanjut, berdasarkan keterangan AT, sabu tersebut diperoleh dari RF. Polisi dengan sigap melakukan pengejaran terhadap RF dan ditangkap di sebuah cafe di Grogol. Dari tangan RF ditemukan barang bukti berupa 500 butir extacy dan 5,8 gram sabu.

“Ini adalah jaringan narkoba GN, GN ini merupakan resedivis dan pernah ditahan dalam kasus yang sama di Jakarta Barat, satu tahun yang lalu,” kata Anjan. (tn/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polisi: Cicit Soeharto Bukan Target Operasi"