Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Polisi Bekuk Penganiaya IT Hermansyah

12 Jul 2017 // 05:21 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS, KRIMINALITAS

borgol

JAKARTA (suarakawan.com) – Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap pakar telematika lulusn ITB, Hermansyah. Dua pria itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ditangkap Tim Jaguar pukul satu dinihari tadi,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Ajun Komisaris Besar Faizal Ramadhani, Rabu(12/7).

Menurut Faizal, dua tersangka itu adalah Edwin Hitipeuw, 37 tahun, dan Lauren Paliyama, 31 tahun. Mereka diketahui bekerja sebagai debt collector atau penagih utang. Setelah menganiaya Hermansyah, kata Faizal, mereka kabur ke Bandung untuk menghilangkan jejak.

“Mobil yang mereka gunakan saat menganiaya korban, ditinggal di Bandung,” katanya.

Edwin diketahui tinggal di Sawangan sedangkan Lauren di Cibubur. Saat ditangkap Tim Jaguar mereka menggunakan Toyota Fortuner hitam.

“Mereka baru kembali dari Bandung,” ujar Faizal. Kedua tersangka masih diperiksa di Polres Bogor untuk mengungkap motif pengeroyokan. Selain itu polisi juga menggali dugaan adanya tersangka lain dalam kasus ini.

Pengeroyokan terhadap Hermansyah terjadi sekitar pukul 04.00 WIB pada 9 Juli 2017. Saat itu Hermansyah dan istrinya hendak pulang ke Depok menggunakan mobil Toyota Avanza B-1086-ZFT.

Di Jalan Tol Jagorawi KM 6, mobilnya bersenggolan dengan mobil jenis sedan. Pengemudi sedan memaksa Hermansyah untuk menepi. Saat itulah dia dikeroyok oleh sekitar lima orang yang satu di antaranya menggunakan senjata tajam. Akibat penganiayaan itu Hermansyah mengalami luka serius di bagian kepala, leher, dan tangan.(tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini