Polda Ungkap Sindikat Togel Pasuruan-Malang

Tidak ada komentar 13 views

tersangka togel bersama petugas

SURABAYA(suarakawan.com)– Sindikat perjudian toto gelap alias Togel Pasuruan-Malang berhasil diungkap   Unit Pidana Umum Ditreskrimum Polda Jatim.Tiga bandar  judi dengan omset Rp 10 juta sekali penarikan,  di amankan di tiga wilayah yang berbeda.

Ke tiga bandar Togel yang diamankan  ini antara lain, Tepu Daeng Gassing (59), warga Jl Pahlawan, Pasuruan, Nawawi (59) warga  Gadingrejo Pasuruan, dan M Chanan (46) warga  Blimbing Malang.

Penangkapan tiga bandar Togel yang diduga sebagai bagian dari jaringan besar sindikat judi ini diungkapkan oleh Kasubdit I Pidana Umum Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Achmad Anshori. Ia menyatakan, penangkapan pertama berawal dari tersangka Tepu Daeng Gassing di Jl Lombok Kel. Trajeng Gadingrejo Pasuruan. Ia tertangkap tangan, saat hendak menyetorkan uang hasil Judi togel yang baru didapatnya dari para anak buahnya.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat,polisi segera bergerak  pada saat itu,  kita tangkap, setelah terbukti kuat terlibat dalam jaringan judi togel. Modusnya, tersangka menunggu atau menjemput sendiri uang hasil togel dari para pengecernya,” ujar Anshori,Senin,(04/06).

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 350 ribu, satu lembar rekapan judi togel dan satu bolpoin.

Dari pengembangan penyidikan, polisi akhirnya juga ikut menciduk Nawawi. Pria kelahiran Pasuruan tersebut ditangkap di sebuah warung di Jl Gatot Subroto oleh polisi. Dengan modus yang sama, Nawawi hanya menerima setoran dari para pengecer yang ditugasinya untuk bekerja.

“Dari  tersangka  ini, kita  mengamankan barang bukti yang belum sempat diterima secara keseluruhan. Diantaranya, uang tunai sebesar Rp 260 ribu, satu lembar pasangan judi togel, dan satu buah bolpoin,” tambah Kasubdit Penmas Polda Jatim, AKBP Suhartoyo.

Tak puas dengan kedua tersangka, jajaran Reskrimum Polda Jatim kembali membekuk M Chanan di rumahnya. Bandar Togel asli Malang tersebut menyerah Setelah tertangkap tangan menerima setoran judi kupon putih tersebut di rumahnya.

“Modusnya sama dengan dua tersangka lainnya. Ia menerima setoran togel dari para pengepul yang bekerja padanya. Untuk selanjutnya, hasil yang sudah terkumpul disetorkan lagi pada bandar  yang saat ini masih menjadi buruan kita, berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 400 ribu, satu bendel nomor judi togel, satu Hp Nokia N-73 dan satu HP Nokia jenis 5130C yang berisi totalan kudi togel,” tambah Anshori.

Dari pengakuan para tersangka,mereka mampu menghasilkan uang hingga Rp 10 juta  perputarannya. Jika selama satu minggu ada dua kali putaran, maka selama sebulan, para tersangka ini mampu menghasilkan uang hingga ratusan  juta rupiah. Dari hasil tersebut tersangka mendapatkan komisi 10 persen setiap harinya.

“Para tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHP Junto UU no 7 tahun 1974 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya.(wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polda Ungkap Sindikat Togel Pasuruan-Malang"