Polda Janji Kawal Kasus Bimtek DPRD Surabaya

Tidak ada komentar 9 views

gedung dprd surabaya

SURABAYA (suarakawan.com)-Tarik ulur proses penyelidikan dugaan  penyelewengan dana untuk Bimbingan Teknis senilai 2,7 Miliar tahun anggaran 2010 oleh Ketua DPRD Surabaya antara Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim sudah menemukan titik temu.

Perbedaan persepsi terkait teknis penyelidikan kasus ini sempat menimbulkan opini miring bahwa pihak Polda Jatim melakukan intervensi lantaran konon salah satu anggota DPRD Surabaya memiliki kakak yang petinggi Polisi.

“Tegas kami sampaikan bahwa Polda Jatim dan jajarannya komitmen akan memproses semua kasus korupsi,namun hal itu tentu saja dilakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana,Senin(13/6).

Mantan Wakapolwil Malang ini menambahkan tidak benar jika ada intervensi, sebagai institusi vertikal yang secara struktural diatas Polrestabes Surabaya sudah selazimnya jika antara Polrestabes maupun jajaran lainnya selalu melakukan koordinasi terkait dengan kasus-kasus yang menonjol.

“Jangan disalah artikan intervensi,wajar saja jika ada koordinasi ataupun diskusi dalam rangka menemukan formula yang terbaik,kalau masalah korupsi polisi se Indonesia sudah satu kata,dituntaskan,”

Alumni Akpol’88 ini menambahkan, dalam kasus penyelidikan Dugaan Korupsi Bimtek DPRD Kota Surabaya, tentu saja ada prosedur dan tahapan yang harus dilalui.

Pihak Polda Jatim berasumsi dalam kasus ini idealnya BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) yang melakukan pemerikaan dulu untuk memastikan terjadinya kerugian negara serta jumlah kerugian tersebut.Setelah ada tidaknya kerugian negara ini dapat  dipastikan, pihak polisi bisa jalan terus untuk melakukan penyidikan.

“Semua ini agar penyelidikan bisa berjalan dengan efektif dan efisien,”ujarnya.

Sementara itu Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung saat dikonfirmasi melalu selulernya mengatakan bahwa proses kasus ini tetap jalan terus sembari pihaknya melakukan koordinasi dengan Polda Jatim.

“Sebagai anak buah Kapolda Jatim, wajar saja jika saya melaporkan dan meminta nasehat terkait perkembangan kasus-kasus menonjol,jadi wajar saja kan,jangan dipolitisirlah,tidak ada intervensi dari manapun.Ini juga baru dalam konteks penyelidikan,” ujar Coki Manurung. (wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polda Janji Kawal Kasus Bimtek DPRD Surabaya"