Polda Bantah Amankan 2 Pelaku Terkait Kasus Briptu Erik

briptu Erik

SURABAYA (suarakawan.com) – Tewasnya  Briptu Erik Setia Budi anggota Lantas Polsek Sukolilo Polres Bangkalan,menjadi atensi jajaran Kepolisian.Untuk mempercepat ungkap kasus pembunuhan ini,pihak Polda Jatim telah membentuk dua tim khusus yang di bentuk dari Direktorat resersekriminal umum(Direskrimum).

Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agus K Sutisna membenarkan bahwa pihaknya menerjunkan dua tim dari subdit resmob pimpinan AKBP Iskandar dan Sundit Jatanum pimpinan AKBP Anshori.

“Kita masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti,”ujar Kombes Pol Agus K Sutisna, Rabu,(03/08).

Terkait dengan informasi yang berkembang,bahwa pihak kepolisian telah mengamankan dua pelaku,hal ini di bantah oleh Kombes Agus K Sutisna.”Informasi dari mana,tidak benar itu,anggota masih melakukan penyelidikan,”tambah Alumni Akpol’87 ini.

Hal ini di pertegas oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko,menurut Kapolda pihaknya masih lidik belum mengamankan tersangka.”Masih lidik mas,”ujar Kapolda singkat.

Sementara itu informasi yang digali suarakan.com menyebutkan bahwa saat ini penyelidikan di fokuskan pada seluler yang dimiliki korban.Tujuannya untuk mendeteksi siapa orang-orang yang berkomunikasi terakhir dengan korban.Sehingga penyidik bisa mengembangkan penyidikan setelah dapat di lokalisir orang-orang yang melakukan kontak dengan korban saat jelang kejadian.

Disamping itu untuk mempercepat proses penyelidikan,dua tim yang di bentuk dibagi tugas.Tim Resmob bertugas untuk menginvetarisir alat bukti yang ditemukan sedangkan tim Jatanum bertugas memeriksa para saksi.
Seperti diberitakan sebelumnya  Briptu Eriek Setia Budi, di temukan dalam kondisi tewas dengan luka memar dalam di dahi dan luka tembak di punggung,Senin(01/08).

Kondisi korban saat di temukan hanya mengunakan celana dalam warna biru.Sementara senpi korban tidak ditemukan,hanya seragam korban yang ditemukan di sekitar TKP.(Wis/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *