PKL Dupak Kembali Membludak

Tidak ada komentar 5 views

SURABAYA (suarakawan.com)-Salah satu kendala utama yang dihadapi pemerintah kota Surabaya adalah menertibkan Pedagang Kaki lima  (PKL) yang bertebaran di berbagai daerah.

Selain membuat pemandangan tak sedap, keberadaan PKL yang tanpa ijin juga bisa merugikan pengguna jalan yang lain atau bahkan pemilik rumah yang area depan rumahnya dikusai PKL sebagaimana yang terjadi di kawasan jalan Gembong beberapa waktu lalu.

Terbaru, meski sudah pernah ditertibkan, hingga berita ini di turunkan, PKL barang loakan (bekas) spare part sepeda motor di sepanjang Jl Dupak yang menempati sepanjang trotoar,kini semakin rapat dan padat.

Beberapa hari yang lalu memang sempat nampak adanya kegiatan penertiban yang dilakukan oleh petugas Satpol-PP, namun tidak lama kemudian PKL kembali lagi dengan jumlah yang lebih banyak.

Para PKL yang kini telah menempatkan lapak-lapaknya di sepanjang trotoar Jl Dupak ternyata telah mempunyai kordinator yang fungsinya untuk mengatur dan menghadapi para petugas aparat penegak Perda, jika sewaktu-waktu dilakukan penertiban.

“kami disini hanya cari makan untuk keluarga bos, ini urusan perut, apapun pasti kami lakukan asal bisa menggelar dagangan dilokasi yang strategis ini, makanya sekarang sudah ada koordinatornya” ucap Joko salah satu pedagang aksesorin motor bekas, Senin (30).

Terkait hal ini Arif Budiarto Kasatpol-PP (Plt) Surabaya sangat sulit di hubungi apalagi ditemui terkait kinerja aparat satpol PP di bawahnya.(nas)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PKL Dupak Kembali Membludak"