PKL Baterai HP dan Satpol PP Kucing-Kucingan

1 komentar 10 views

SURABAYA – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Wonokromo Surabaya, Kamis (7/4) siang melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) aksesoris Handphone (HP) yang ada di pinggir jalan Bung Tomo, Surabaya.

Sudah hampir sebulan ini di jalan Bung Tomo, tepatnya di dekat perempatan Raya Ngagel – Dinoyo, di dekat apartemen mangkrak, penuh dengan penjual baterai dan aksesoris HP.

Penertiban ini dilakukan agar aktifitas PKL yang mulai menjamur tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, jika dibiarkan bisa mengurangi estetika atau keindahan kota Surabaya.

“Pada prinsipnya para pedagang yang menempati badan jalan sudah mengakui kalau melanggar aturan, tapi untuk dipindahkan ke tempat lain merasa keberatan karena menyangkut mata pencaharian,”  kata salah satu petugas Satpol PP yang enggan menyebutkan namanya.

Bahkan petugas yang sudah sering kali kucing-kucingan ketika menertibkan PKL. Jika petugas standby di lokasi maka PKL tidak akan muncul. Namun jika petugas Satpol PP tidak ada di lokasi maka ramai-ramai PKL menjajakan dagangannya kembali.

“Kita koordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai hal ini,” tukasnya.

Sementara itu, Misnaji salah satu PKL aksesoris HP mengeluhkan sikap petugas Satpol PP yang semena-mena menertibkan para pedagang.

“Ya sepeti ini mas tiba tiba kami diusir, maksudnya apa? kan kita tidak di jalan jualnya,” keluh Misnaji sambil merapikan lapaknya.

Berdasarkan pantauan suarakawan.com sebelumnya, ketika malam hari para PKL tersebut tatap berjualan, bahkan ketika hujan. Beberapa pengguna jalan yang kebetulan lewat tampak meminggirkan kendaraan karena tertarik dengan adanya PKL tersebut. Tidak sedikit yang kemudian memarkir kendaraannya seenak sendiri sehingga berpotensi mengganggu lalu-lintas. (dp/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "PKL Baterai HP dan Satpol PP Kucing-Kucingan"