Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

PKB Yakin Antar Gus Ipul Jadi Gubernur Jatim

12 Oct 2017 // 10:52 // HEADLINE, PILKADA

IMG-20171011-WA0004

SURABAYA (suarakawan.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf sebagai bakal calon gubernur dalam Pilkada Jawa Timur pada Pilkada Serentak tahun 2018. Dukungan diberikan secara resmi lewat Surat Keputusan dengan Nomor 23947/DPP-03/VI/A.1/X/2017.

Usai prosesi penyerahan SK dukungan ke Gus Ipul, Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar mengutarakan bahwa kemenangan telah di depan mata. Dia menyebutkan pendukung Khofifah Indar Parawansa yaitu Muslimat NU telah berbalik arah mendukung Gus Ipul. Khofifah sendiri merupakan pimpinan Muslimat NU.

Hal tersebut disampaikan di acara Sarasehan dalam Rangka Verifikasi Partai Politik Peserta Pemilu 2019 Beserta DPC PKB se-Jatim, yang sekaligus acara penyerahan surat rekomendasi dari DPP PKB kepada Saiful yang akrab disapa Gus Ipul sebagai calon gubernur di Pilgub 2018. Acara digelar di Hotel Novotel, Surabaya, Rabu (11/10).

Halim menceritakan dalam suatu acara beberapa waktu lalu, Halim menceritakan adanya pidato para Bu Nyai di acara tersebut, terutama pidatonya Bu Nyai Mudrikah asal Malang dan Bu Nyai Makiyah Asad Sukorejo.

“Jadi saya (Bu Nyai Mudrika) ini sekarang hijrah. Saya (Halim) bingung maksudnya hijrah apa? Karena ini bulan Muharam, saya (Bu Nyai Mudrika) juga hijrah. Hijrah apa nyai? Hijrah dari, dulu dukung Bu Khofifah sekarang dukung Gus Ipul. Itu Bu Nyai Mudrikah, tokoh Muslimat sepuh dari Malang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyinggung soal adanya hijrah lain dari mendukung Khofifah ke Gus Ipul. “Nyai Makiyah, dari Makiyah Asad Samsul Arifin, putranya Kiai Asad Samsul Arifin Sukorejo, saudara dekatnya Pak Badrut Tamam. Beliau juga dawuh: Saya hijrah. Mengapa saya hijrah, karena dulu, waktu Kiai Fawakhid masih sugeng (sehat), beliau dawuh: pokoknya Gus Ipul maju sebagai calon gubernur, maka Sukorejo harus total mendukung Gus Ipul.”

“Pada saat itu (2008 dan 2013) mendukung Khofifah. Karena dulu Bu Khofifah calon gubernur, Gus Ipul hanya calon wakil gubernur. Karena saat ini Gus Ipul calon gubernur, Sukorejo pun dukung Gus Ipul, sambungnya.

Menurut Halim, ini merupakan hal yang sangat positif. Maka, dia tambah yakin Gus Ipul akan memenangkan Pilgub Jatim dan naik pangkat menjadi gubernur setelah dua periode hanya menjadi orang nomor dua di provinsi Jawa Timur.

“Kalau dulu yakin, sekarang ini yakinnya semakin, ainul yakin, hakul yakin, bahwa 2018 nanti, hampir pasti akan dimenangkan Gus Ipul yang diusung oleh PKB,” ujarnya. (mer/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini