PKB Terancam Pecah

Tidak ada komentar 5 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim terancam pecah, menyusul dua dukungan berbeda ketika DPP PKB merekomendasikan Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa sebagai Calon Gubernur Jatim 2013.

Perbedaan dukungan terjadi di Dewan Tanfidziyah dan Syuro. Jika Dewan Tanfidziyah mendukung Khofifah. Sebaliknya, Dewan Syuro memberikan dukungan kepada pasangan incumbent, Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) Jilid 2.

“Rekomendasi DPP akan kita bicarakan lagi, karena terjadi perbedaan dukungan antara tanfidz dan syuro,” kata Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar kepada wartawan disela-sela Deklarasi dan Pelantikan Gemasaba di Gedung Sejahtera, Surabaya, Sabtu (13/04).

Saat ini, diakui, perbedaan dukungan tersebut membuat pihaknya bekerja keras untuk menyatukannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pertemuan pengurus Dewan Tanfidz dan Syuro untuk mencari solusi terbaik.

“Ya kita lihat saja nanti,” kelitnya.

Apakah mungkin Ketua Umum DPP PKB Jatim Muhaimin Iskandar akan memecat Gus Halim yang notabene adalah kakak kandung Muhaimin karena mendukung KarSa, Gus Halim mengelak.

“Yang namanya organisasi ya organisasi. Tidak ada kaitannya dengan keluarga. Makanya, kita akan terus mencari solusi,” tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, DPW sekarang sedang merangkai partai non parlemen. Upaya itu ditempuh agar PKB bisa mengusung Calon Gubernur (Cagub) sendiri. Sebab, jika berjalan sendirian, suara PKB tidak cukup untuk mengusung Cagub.

Upaya itu membuahkan hasil. PKB sudah berhasil merangkul 5 partai non parlemen untuk bersama-sama mengusung Khofifah. Kelima partai non parlemen itu antara lain P3I, PDP, PKPI dan PPNUI. “Dengan tambahan kelima partai itu, PKB sudah mendapat dukungan suara 17,1 persen,” tegasnya. (Bng/era)

Keterangan foto: Halim Iskandar ketika melantik DPW Gemasaba Jatim. (Bng)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PKB Terancam Pecah"