Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pilkada Jatim 2018, Ridwan Hisjam Siap Diduetkan dengan Gus Ipul Atau Khofifah

02 May 2017 // 20:28 // HEADLINE, PILKADA

pilkada

SURABAYA (suarakawan.com) – Jika mendapatkan amanah dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov), Ketua Departemen Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar wilayah Jawa III (Jawa Timur) Ridwan Hisjam (RH) siap maju sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018.

“Saya siap mengemban amanah jika itu dikehendaki partai dan siap diduetkan dengan siapa saja. Baik dipasangkan dengan Saifullah Yusuf atau Khofifah Indar Parawansa,” kata Ridwan Hisjam ketika dihubungi wartawan lewat handphone, Selasa (2/5).

Kalau dipasangkan dengan Saifullah, menurutnya, nanti di Pilkada Jatim 2018 bisa disingkat SR (Saifullah-Ridwan) jilid II. Jilid I, dia berpasangan dengan Sutjipto denganSR (Sutjipto-Ridwan). “Nah, kalau Khofifah Indar Parawansa-Ridwan Hisjam disingkat Kiprah,” ucapnya sambil tertawa.

Dia membenarkan, selain dirinya, ada beberapa kader Golkar yang disebut-sebut bakal maju pilgub Jatim 2018. Di antaranya, Ketua DPD Partai Golkar (PG) Jatim Nyono Suharli dan mantan Ketua DPD II Partai Golkar Jatim, Adies Kadir yang sekarang menjadi anggota DPR RI.

Namun, dari beberapa kader Partai Golkar tersebut, hanya Ridwan Hisjam saja yang punya pengalaman maju di Pilkada Jatim. “Saya bersama Alm Pak Tjip (Sutjipto PDIP) menjadi pemenang ketiga pada Pilkada Jatim 2008 dengan suara 2,5 juta jiwa. Ini di bawah suara Pakde Karwo-Gus Ipul dan Khofifah-Mudjiono,” ungkapnya.

Partai Golkar, lanjutnya, tidak hanya berkepentingan pada pemenangan Pilkada Jatim 2018 saja. Lebih dari itu, memenangkan 18 Pilkada kabupaten/kota yang juga digelar serentak di Jatim. “Tak hanya menang pilkada, tapi bisa menjadikan kader Golkar sebagai bupati/walikota. Pada pilkada serentak 2015, Golkar menangkan 58 persen dari total 101 pilkada se-Indonesia,” tuturnya.

Meski demikian, RH juga bersikap realistis. Jika survei elektabilitas dan akseptabilitas rendah, maka dirinya tidak akan memaksakan diri mencalonkan sebagai wakil gubernur pada Pilkada Jatim 2018. Ini karena Golkar tidak harus mengusung kader internal, bisa juga dari calon eksternal yang memang dikehendaki rakyat.

“Suara Golkar adalah suara rakyat. Belajar pengalaman Pilkada DKI Jakarta, survei juga bukan satu-satunya faktor penentu kemenangan. Ahok surveinya tinggi, tapi belum berhasil. Golkar juga akan memperhatikan konstruksi masyarakat Jatim seperti apa yang dikehendaki,” paparnya.

Untuk diketahui, ada informasi menyebutkan Partai Golkar akan menyiapkan Khofifah Indar Parawansa dan Ridwan Hisjam (Kiprah) sebagai pasangan Cagub dan Cawagub pada Piilkada Jatim 2018 mendatang. Rencananya pasangan ini akan dideklarasikan di Ponpes Tebu Ireng, Jombang. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini