Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pilgub Jatim 2018, Khofifah Safari Politik ke SBY Hingga Romy

13 Sep 2017 // 16:36 // HEADLINE, PILKADA

mensos10

SURABAYA (suarakawan.com) – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah punya dukungan parpol yang cukup untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Khofifah tidak khawatir ketinggalan kereta, meski Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf sudah mendaftar ke banyak parpol di Jatim.

“Saya ingin sampaikan kalau dari partai yang memberikan yang memberikan support kalau saya ingin maju memberangkatkan maka sudah cukup,” katanya usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan Rich Palace jalan HR Muhamad Surabaya pada Rabu (13/9).

Kendati begitu, Khofifah mengaku masih menunggu waktu untuk melapor ke Presiden Joko Widodo tentang pencalonannya dalam Pilgub Jatim. Agar punya mesin politik yang kuat, ketua PP Muslimat NU itu terus berkonsolidasi menyatukan kekuatan politiknya di Jatim.

“Saya sampaikan kepada teman-teman saya akan menunggu saat yang tepat untuk melapor ke Presiden. Beri saya kesempatan untuk mengkonsolidasikan semuanya,” tambahnya.

Dijelaskannya, untuk membangun koalisi, Khofifah sudah bersilaturahmi ke ketum dan sekjen parpol di Jakarta. Diantaranya adalah Golkar, Demokrat, PPP, Hanura, dan Nasdem.

“Saya kan sudah bilang, dengan pimpinan parpol saya sering silaturahim. Silaturahmi dengan pak Setnov dan Idrus Marham sudah. Silaturahmi dengan pak Romy lengkap dengan sekjen sudah.  Silaturahmi dengan pak SBY lengap sekjen sudah. Silaturahmi dengan pak Osso sudh,” tambahnya.

Alasan Khofifah belum membicarakan Pilgub Jatim ke Jokowi karena masih ingin menyelesaikan tugasnya sebagai  Mensos. Selain meminta izin Jokowi, Khofifah juga akan menyambangi petinggi parpol di Jatim saat konsolidasi politik final.

“Saya masih konsolidasi berbagai tugas di kementrian sosial. Pada tahun 2018 anggaran Kemensos dari 17 triliun naik menjadi 33,9 triliun, jadi saya masih mengkonsolidasikannya,” pungkasnya. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini