Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pilgub Jatim 2018, Fandi Utomo Dibahas DPP PPP untuk Pendamping Khofifah

19 Oct 2017 // 19:07 // HEADLINE, PILKADA

logo PPP

SURABAYA (suarakawan.com) – Fandi Utomo Anggota DPR RI  masuk  di pembahasan DPP PPP untuk mendampangi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendaftar sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jawa Timur di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Wakil Sekretaris DPP PPP Achmad Baidhowi mengatakan, di internal DPP PPP ada dua nama yang menjadi bahasan sebagai pendamping Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang.

“Di internal PPP ada dua nama yang akan diusulkan menjadi pendamping Khofifah sebagai Wakil Gubernur. Pertama adalah Musyafak Noer (Ketua DPW PPP Jatim) dari jalur internal dan Fandi Utomo (Wakil Ketua Komisi II DPR RI) dari jalur eksternal. Dua nama sudah menjadi bahasan ini,” kata Anggota DPR RI dari Dapil Madura Raya, Kamis (19/10).

Ia menjelaskan, dua nama itu sedang digodok di DPP. Karena, kewenangan Pilgub ada ditingkat pusat. Kata pria yang akrab disapa Awi ini, nama Musyafak Noer merupakan representasi kader dari PPP. Sedangkan, dipilihnya nama Fandi Utomo karena merupakan representasi dari kalangan nasionalis.

Kata Awi, rekam jejak Fandi Utomo sebagai legislator Partai Demokrat banyak bersentuhan dengan kalangan nasionalis. Selain sebagai aktivis dari GMNI yang bersangkutan juga dekat dengan kalangan Nahdhliyyin. Salah satunya pernah menjabat sebagai Mustasyar PCNU Surabaya.

“Artinya, dari sisi kalangan nasionalis, Fandi Utomo sangat tepat untuk mendampingi Khofifah. Jawa Timur memang harus dipimpin oleh kombinasi nasionalis-santri. Karena ini merepresentasikan kultur Jawa Timur,” katanya.

Kemudian, berbicara soal basis, kawasan Mataraman yang kental dengan kalangan nasionalis sangat menentukan arah kepemimpinan Jawa Timur untuk lima tahun kedepan. Fandi Utomo kelahiran Mojokerto. Tentunya, memiliki jaringan yang cukup luas di kawasan mataraman.

Awi juga menjelaskan, arah dukungan PPP ke Khofifah sudah sangat jelas. Memang sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mendaftar di DPW PPP sebagai Calon Gubernur (Cagub) dengan diantar sejumlah pengurus DPW PKB Jawa Timur. Namun saat ini,  Saifullah Yusuf telah bersama Abdullah Azwar Anas dari PDIP sebagai pasangan Cagub dan Cawagub Jatim 2018 mendatang.

“Beberapa waktu lalu Khofifah telah mendaftar di PPP sebagai Cagub namun untuk wakilnya belum. Makanya kami mengusulkan dari internal dan eksternal,” jelas Anggota Komisi II DPR RI ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, pencalonan Khofifah Indar Parawansa sebagai Cagub Jatim terus menuai dukungan. Sejumlah partai juga telah menyatakan dukungan seperti Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Hanura. Khofifah sendiri telah mendaftar sebagai Cagub melalui Partai Demokrat dan PPP. Namun, hingga saat ini untuk pendampingnya masih misterius. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini