Petisi 28 Gelar Diskusi Ekonomi

Tidak ada komentar 65 views

diskusi ekonomi dunia

JAKARTA (suarakawan.com) – Petisi 28 pada Minggu siang (07/08) mengadakan diskusi untuk membahas berbagai persoalan ekonomi dunia. di antara yang hadir Adi Masardi yang menyebutkan negara peradaban, bukan menurunkan SBY – Boediono melainkan menegakkan negara yang benar.

Sedangkan Jhon Mempi mengatakan bahwa bulan puasa ini sejatinya tidak ada diskusi namun karena setan juga menuliskan surat maka dengan terpaksa diskusi ini harus dilaksanakan.

Disamping itu BI sebagai lembaga Bank Central dengan dalih kebutuhan penukaran uang baru bagi masyarakat, melakukan pencetakan uang sejumlah 8 Triliun, padahal dengan jumlah uang tersebut mengakibatkan inflasi dan kerusakan siklus ekonomi yang akhirnya mengakibatkan krisis ekonomi.

Dan sangat disayangkan KSAD melakukan statementnya bahwa di Papua tidak ada intervensi asing, sebaliknya dukungan kepada Papua dibantu oleh konfrensi pengacara-pengacara yang terselenggara KTT Internasional Lawyer ForWes Papua yg berlangsung di London Inggris serta menyampaikan aspirasi tinggi kepada masyarakat internasional turut mendukung perjuangan rakyat merdeka.

Maka hal ini terjadi sehingga akan kehilangan kembali wilayah negara Indonesia sedangkan pemerintahan Indonesia sibuk melakukan tawar menawar perusahaan minyak luar negeri khususnya Amerika yang terus tetap bercokol di dalam negeri dengan asumsi dapat menpertahankan kekuasaan pemerintahan.

Dalam keheningan diskusi dikejutkan kehadiran Hermawan soelistiyo yang mengatakan : 1. Kekuatan SBY adalah kelemahannya, 2.Selama menjabat tidak boleh dituntut atau menuntut yang akhirnya memberikan ide.

“Ide tersebut adalah jika ada 10 ribu aktivis unjuk rasa dengan 10 ribu tuntutan maka akan terjadi pemerintahan SBY – Boediono akan menuntut kembali dari 1 diantara 10 ribu yang akan dituntut sehingga berputar-putar dari tuntutan tersebut,” papar Kiki, sapaan akrabnya. (iza/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Petisi 28 Gelar Diskusi Ekonomi"