Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pesan Trump untuk Umat Muslim di Bulan Ramadan

27 May 2017 // 17:34 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

donald-trump-rasis

WASHINGTON (suarakawan.com) – Menyambut bulan suci Ramadhan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pun mengeluarkan pesan khusus, Jumat (26/5). Trump berdoa untuk kebaikan umat Muslim seluruh dunia.

“Atas nama rakyat Amerika, saya mendoakan Ramadhan yang menyenangkan pada seluruh Muslim,” katanya di awal pernyataan. Selanjutnya, ia menyebut bahwa inti dari semangat Ramadhan adalah memperkuat kewajiban bersama untuk menolak kekerasan, menciptakan perdamaian dan membantu orang yang menderita karena konflik.

Trump mengingatkan pada aksi teror di Inggris dan Mesir. Menurutnya, ini sangat bertolak belakang dengan semangat Ramadhan. Trump juga menyebut lawatannya ke Arab Saudi dan pertemuan dengan pemimpin lebih dari 50 pemimpin negara Muslim beberapa waktu lalu.

“Di tempat suci umat Muslim dunia itu, kami berkumpul menyampaikan pesan kerja sama demi perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan seluruh negara,” kata dia. Trump menegaskan, Amerika akan selalu melawan terorisme dan ideologi yang memicunya.

Di akhir pesan, ia mengajak semua pihak untuk memastikan kebebasan bagi generasi masa depan untuk mendapatkan kedamaian dan kebebasan beribadah. Banyak pihak agak menyesalkan pernyataan Trump tersebut.

Seperti mengapa harus menghubungkan semangat Ramadhan dengan aksi teroris di Mesir dan Inggris. “Sepertinya Presiden Trump merasa perlu menyebut serangan teroris terbaru dalam pesan Ramadhannya,” kata Wakil Direktur di BuzzFeedNews, Tom Namako dalam akun Twitter-nya. (rol/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini