Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Perusahaan Nasional Melantai di Luar Negeri, Begini Reaksi Presiden Jokowi

04 Jul 2017 // 19:19 // EKONOMI, HEADLINE

jokowi2

JAKARTA (suarakawan.com) – Presiden Joko Widodo bersama menteri Kabinet Kerja dan pemangku kepentingan terkait hari ini, Selasa 4 Juli 2017 meninjau PT Bursa Efek Indonesia. Tinjauan Jokowi kali ini sekaligus berdialog dengan pelaku pasar modal.

Dalam kesempatan tersebut, kepala negara mengungkapkan kekecewaannya atas adanya perusahaan nasional tidak melantai di bursa nasional, namun mencatatkan namanya di lantai bursa negara lain. Padahal, bursa saham nasional tak kalah jauh dengan bursa internasional.

“Produksinya di sini, berkebun di sini, kok listed di Singapura, Hong Kong, New York. Tidak tahu juga ada atau tidak (perusahaan nasional yang melantai di bursa negara lain) di sini (bursa nasional),” kata Jokowi.

Jokowi memandang, semakin maraknya perusahaan nasional yang melantai di bursa saham dalam negeri akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Jokowi pun mengaku telah memiliki nama-nama perusahaan yang mencatatkan diri di bursa saham internasional.

“Paling nanti saya panggil satu per satu. Ini saya mengajak, enggak maksa. Saya enggak pernah maksa. Ada perusahaan tambang, ada perusahaan sawit,” katanya.

Dengan semakin bertambahnya perusahaan yang melantai di bursa saham Indonesia, maka diharapkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan bisa menembus level tertingginya, yakni di level 6.000. Saat ini, pergerakan tertinggi IHSG masih berada di kisaran 5.900.

“Kalau keinginan kami, semakin naik semakin baik. Ini akan memberikan efek yang besar bagi negara kita,” katanya.(viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini